radarsurabayabisnis.id - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), menggantikan Nanik Sudaryati Deyang yang mengundurkan diri karena alasan kesehatan. Penunjukan ini diharapkan mempercepat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu program prioritas pemerintahan Prabowo.
Sudaryono mengungkapkan bahwa dirinya menerima informasi mengenai pelantikan tersebut langsung dari Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.
Baca Juga: Harga Ayam dan Telur Anjlok, Pemerintah Andalkan BGN Jadi Penyerap Pasar
"Pak Teddy menelepon saya dan menyampaikan bahwa sore ini ada pelantikan. Pak Mensesneg juga sudah menjelaskan kepada publik bahwa Presiden menunjuk saya menggantikan Bu Nanik yang mengundurkan diri karena faktor kesehatan," ujar Sudaryono di Jakarta, Selasa (22/7).
Menurutnya, Program Makan Bergizi Gratis bukan hal baru. Ia telah mengikuti pembahasan program tersebut sejak masih menjadi bagian dari visi dan misi Prabowo sebelum Pemilu 2024.
"Program MBG ini sudah dibahas jauh sebelum kampanye dan kemudian menjadi program prioritas Presiden setelah beliau dilantik. Jadi saya memahami betul konsep dan tujuan program ini," katanya.
Fokus Perkuat Rantai Pasok Pangan untuk MBG
Sudaryono menilai pengalaman di Kementerian Pertanian menjadi bekal penting dalam menjalankan tugas barunya. Ia menyebut keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis sangat bergantung pada kesiapan rantai pasok pangan nasional.
Menurutnya, program tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga harus memberikan manfaat ekonomi bagi petani, peternak, nelayan, dan pelaku usaha pangan di dalam negeri.
Baca Juga: Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Digiring ke Mobil Tahanan Kejagung
"Dari sisi pertanian, kami sangat berkepentingan agar rantai pasok berjalan baik sehingga program ini juga memberikan dampak positif bagi petani, peternak, dan nelayan kita," ujarnya.
Ia mengakui jabatan Kepala BGN membawa tanggung jawab besar karena berkaitan langsung dengan salah satu program unggulan pemerintah.
"Tentu saya senang karena diberi kepercayaan, tetapi tanggung jawab ini juga sangat besar. Mohon doa agar saya bisa menjalankan amanah ini dengan baik," ucapnya.
Nanik Mundur karena Alasan Kesehatan
Sebelumnya, Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang memutuskan mengundurkan diri setelah mengalami gangguan kesehatan yang mengharuskannya menjalani pengobatan jantung di luar negeri.
"Dengan berat hati saya pamit kepada Bapak Presiden untuk menjalani pengobatan jantung. Hari ini saya berangkat," kata Nanik.
Meski melepas jabatan sebagai Kepala BGN, Presiden Prabowo tetap memintanya ikut mengawal pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.
"Saya meminta izin mundur demi kesehatan, dan Presiden menyetujui. Namun beliau meminta saya tetap membantu mengawasi pelaksanaan BGN," ujar Nanik.
Pergantian kepemimpinan ini diharapkan membuat implementasi Program Makan Bergizi Gratis berjalan semakin cepat sekaligus memperkuat sinergi antara sektor pangan, pertanian, dan pemenuhan gizi masyarakat di seluruh Indonesia.
Editor : Hany AkasahSumber : Radar Surabaya