radarsurabayabisnis.id - Sebanyak 35.476 calon manajer Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih diwajibkan mengikuti latihan dasar kemiliteran (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad) sebelum resmi menjalankan tugas. Program tersebut menjadi bagian dari pembentukan karakter, kedisiplinan, dan bela negara bagi para pengelola koperasi yang akan ditempatkan di berbagai daerah.
Kementerian Pertahanan (Kemhan) menyatakan pelaksanaan Latsarmil saat ini masih dalam tahap persiapan. Sebanyak 67 satuan pendidikan (Satdik) di seluruh Indonesia telah disiapkan sebagai lokasi pelatihan bagi puluhan ribu peserta.
Baca Juga: 1.061 Koperasi Merah Putih Mulai Beroperasi, 9.200 Unit Lain Hampir Rampung
Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, mengatakan pelatihan akan digelar di puluhan satuan pendidikan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Pelatihan dilaksanakan di 67 satuan pendidikan (Satdik) yang tersebar di seluruh Indonesia.
Jalani Latihan Militer Selama 30 Hari
Berbeda dengan peserta Komcad dari Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menjalani latihan selama sekitar 1,5 bulan, calon manajer Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih akan mengikuti latihan dasar kemiliteran selama 30 hari.
Setelah menyelesaikan pelatihan tersebut, para peserta akan mengikuti pendidikan manajerial selama 15 hari yang disusun bersama kementerian teknis terkait.
Untuk aspek kedisiplinan dan bela negara, durasi pelatihan direncanakan selama 30 hari, kemudian dilanjutkan dengan pelatihan manajerial selama 15 hari yang disusun bersama kementerian teknis terkait.
Baca Juga: Pendaftaran Manajer Koperasi Desa Tutup 24 April, Lolos Seleksi Wajib Ikut Pelatihan 2 Bulan!
Menurut Kemhan, kombinasi pelatihan tersebut dirancang agar para calon manajer tidak hanya memiliki kemampuan mengelola koperasi dan kampung nelayan, tetapi juga memiliki disiplin, jiwa kepemimpinan, serta wawasan bela negara.
Setelah Lulus Langsung Menjadi Komponen Cadangan
Kemhan menjelaskan para peserta tidak hanya memperoleh pembekalan terkait pengelolaan koperasi, tetapi juga akan resmi menjadi bagian dari Komponen Cadangan (Komcad) setelah menyelesaikan latihan dasar kemiliteran.
Program ini ditujukan untuk mendukung penguatan sumber daya manusia dalam pengelolaan Koperasi Desa Merah Putih sekaligus memperkuat komponen pendukung pertahanan negara.
Jumlah peserta yang direncanakan mengikuti program tersebut sekitar 35.476 orang, yakni 30.000 calon pengelola KDKMP dan 5.476 calon pengelola KNMP.
Kemhan Siapkan Puluhan Ribu Peserta
Dari total peserta yang akan mengikuti pelatihan, sebanyak 30.000 orang merupakan calon pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), sedangkan 5.476 orang lainnya merupakan calon pengelola Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).
Sebelumnya, informasi mengenai kewajiban mengikuti latihan dasar kemiliteran bagi calon manajer Kopdes Merah Putih sempat menjadi perhatian publik. Kemhan kini memastikan pelatihan tersebut merupakan bagian dari proses pembentukan Komponen Cadangan sekaligus pembekalan kedisiplinan sebelum para peserta mulai menjalankan tugas di daerah masing-masing.
Editor : Hany Akasah