RADAR SURABAYA BISNIS - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan performa yang sangat impresif dan langsung tancap gas pada pembukaan perdagangan pagi ini, Jumat (12/6).
Berdasarkan data pasar modal terbaru pada pukul 09.07 WIB, indeks domestik berhasil melonjak signifikan sebesar 1,70% atau mengalami pertambahan sebesar 100,31 poin ke level 5.986,34.
Pergerakan agresif ini langsung terlihat sejak bel pembukaan berbunyi, di mana IHSG langsung bertengger di level 5.960,42 dan terus merangkak naik hingga sempat menyentuh level tertinggi sementaranya di posisi 5.990,91.
Kenaikan tajam ini menjadi angin segar sekaligus bukti optimisme investor setelah pada hari sebelumnya indeks sempat tertahan.
Baca Juga: Emas Antam Mulai Unjuk Gigi, Buyback Melesat Jadi Rp 2,4 Juta
Lonjakan yang terjadi pada pagi ini membawa IHSG melesat jauh meninggalkan posisi penutupan sebelumnya (previous close) yang berada di level 5.886,03.
Sejak menit-menit awal perdagangan dimulai, tekanan jual relatif minim sehingga level terendah indeks pagi ini hanya menyentuh posisi 5.952,85 sebelum akhirnya kembali melesat ke atas.
Jika menilik pergerakan jangka panjang, posisi IHSG saat ini memang masih berada dalam rentang konsolidasi yang cukup lebar apabila dibandingkan dengan level tertinggi dalam 52 minggu terakhir di posisi 9.174,47 dan level terendahnya di 5.317,91.
Kendati demikian, momentum lompatan pagi ini dipercaya mampu memicu reli positif yang berkelanjutan, didorong oleh penguatan volume beli pada sejumlah saham-saham unggulan (blue-chip) di berbagai sektor strategis.
Baca Juga: Stop Ketergantungan Impor, Menteri Bahlil Bakal Ganti LPG 3 Kg dengan CNG, Ini Keunggulannya
Melesatnya IHSG ke zona hijau ini tampaknya tidak lepas dari pengaruh kuat gairah positif yang sedang melanda pasar saham global, khususnya dari bursa Wall Street, Amerika Serikat, yang menjadi motor penggerak utama.
Di pasar terkait, indeks Dow Jones Industrial Average tercatat melesat 1,86% ke level 50.848,75, disusul oleh indeks S&P 500 yang menguat sebesar 1,75% ke posisi 7.394,30.
Kenaikan yang tak kalah agresif juga dibukukan oleh indeks Nasdaq Composite yang melonjak hingga 2,54% ke level 25.809,66, serta Indeks Russell 2000 yang memimpin penguatan dengan kenaikan sebesar 3,02% di level 2.921,03.
Keselarasan pergerakan ini menunjukkan bahwa derasnya aliran modal yang masuk (capital inflow) ke pasar ekuitas global sukses memberikan dorongan moral dan energi tambahan bagi bursa regional Asia, termasuk memicu aksi beli bersih oleh investor di Bursa Efek Indonesia. (nov/han)
Editor : Hany Akasah