RADAR SURABAYA BISNIS – Provinsi Jawa Timur dinilai memiliki potensi fundamental yang kuat untuk berevolusi menjadi pusat industri mebel dan kerajinan terbesar di kawasan ASEAN.
Dukungan infrastruktur pelabuhan bertaraf internasional, ketersediaan sumber daya manusia (SDM) yang kompetitif, serta ekosistem kawasan industri yang matang menjadi modal utama dalam memenangkan persaingan di pasar global.
Ketua Umum Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI), Abdul Sobur, menegaskan bahwa keunggulan komparatif yang dimiliki Jawa Timur telah terbukti mampu mempertahankan jaringan ekspor selama bertahun-tahun.
Baca Juga: Siap Dilelang Ulang, Calon Tol Terpanjang di Indonesia Dapat Bantuan Kemenkeu
Menurutnya, Jawa Timur saat ini bukan sekadar basis produksi, melainkan rumah bagi sejumlah perusahaan furnitur berkelas dunia.
"Masa depan industri mebel dan kerajinan Indonesia tidak lagi ditentukan oleh satu atau dua perusahaan besar saja. Tantangan saat ini adalah bagaimana kita membangun sebuah ekosistem industri yang terintegrasi, produktif, dan saling terhubung," ujar Sobur dalam keterangannya saat Musyawarah Daerah (Musda) DPD HIMKI Jawa Timur.
Sobur menambahkan, paradigma persaingan industri secara global telah bergeser. Kompetisi kini terjadi antarekosistem yang menuntut efisiensi tinggi, inovasi berkelanjutan, serta penciptaan nilai tambah produk. Oleh karena itu, kolaborasi antarpelaku usaha menjadi kunci utama agar industri mebel nasional tidak kehilangan daya saing.
Baca Juga: Perkuat Ekonomi Makro, Pemerintah Dorong Sektor Pangan hingga Energi
Sejalan dengan visi tersebut, Ketua DPD HIMKI Jawa Timur terpilih, Glenn Candranegara, berkomitmen untuk memperkuat sinergi di antara para pelaku industri di wilayahnya.
Glenn memaparkan bahwa fokus kepengurusannya ke depan adalah memperluas akses pasar ekspor baru dan mendorong regenerasi pelaku industri mebel dan kerajinan.
Sebagai informasi, Musda DPD HIMKI Jawa Timur kali ini dihadiri oleh lebih dari 120 anggota yang berasal dari berbagai kabupaten/kota.
Baca Juga: Lewat Dua Strategi Ini, Pemerintah, DPR dan BI Bersinergi Dongkrak Kepercayaan Pasar terhadap Rupiah
Para anggota ini telah mencatatkan kontribusi signifikan terhadap total ekspor furnitur Indonesia ke sejumlah pasar utama dunia, seperti Amerika Serikat, kawasan Eropa, hingga Timur Tengah.
HIMKI berharap kepengurusan baru di Jawa Timur ini dapat berakselerasi menjadi motor penggerak ekonomi, meningkatkan nilai tambah produk buatan dalam negeri, dan secara langsung mendukung pencapaian target pertumbuhan ekspor mebel nasional pada tahun-tahun mendatang.
Editor : Hany Akasah