# Let's organize the data extracted from the images to make sure the script is accurate and comprehensive.
# Date: 2026-06-04
# Location: Provinsi Jawa Timur (Tingkat Konsumen)
# Items with significant changes or representative categories:
# 1. Beras: Premium turun Rp 29 (-0.20%) ke 14.864, Medium naik Rp 11 (+0.08%) ke 12.946
# 2. Gula Kristal Putih: Turun Rp 19 (-0.11%) ke 17.214
# 3. Minyak Goreng: Curah turun ke 20.486, Kemasan Premium naik ke 21.639, MINYAKITA naik ke 16.369
# 4. Daging: Sapi naik Rp 98 ke 124.285, Ayam Ras turun Rp 314 ke 34.350, Ayam Kampung turun Rp 1.325 ke 69.427
# 5. Telur Ayam: Ras turun Rp 78 ke 25.772, Kampung turun Rp 84 ke 46.272
# 6. Cabe: Merah Keriting turun Rp 494 ke 49.516, Merah Besar turun Rp 1.850 (-3.42%) ke 52.288, Rawit Merah naik signifikan Rp 1.783 (+2.71%) ke 67.661
# 7. Bawang: Merah naik Rp 682 (+1.45%) ke 47.833, Putih naik Rp 166 ke 27.996
# We will generate a well-structured HTML news script report and convert it to PDF using WeasyPrint.
html_content = """
<!DOCTYPE html>
<html lang="id">
<head>
<meta charset="UTF-8">
<style>
@page {
size: A4;
margin: 20mm 15mm;
background-color: #ffffff;
@bottom-right {
content: "Halaman " counter(page);
font-family: 'Helvetica Neue', Arial, sans-serif;
font-size: 9pt;
color: #718096;
}
}
body {
font-family: 'Georgia', serif;
line-height: 1.6;
color: #2d3748;
margin: 0;
padding: 0;
}
.header-meta {
font-family: 'Helvetica Neue', Arial, sans-serif;
font-size: 10pt;
text-transform: uppercase;
letter-spacing: 1px;
color: #e53e3e;
font-weight: bold;
margin-bottom: 5px;
border-bottom: 1px solid #e2e8f0;
padding-bottom: 5px;
}
h1 {
font-family: 'Helvetica Neue', Arial, sans-serif;
font-size: 24pt;
font-weight: 800;
line-height: 1.2;
color: #1a202c;
margin-top: 0;
margin-bottom: 15px;
}
.date-line {
font-family: 'Helvetica Neue', Arial, sans-serif;
font-size: 10pt;
color: #4a5568;
margin-bottom: 25px;
font-style: italic;
}
.news-p {
text-indent: 30px;
text-align: justify;
margin-bottom: 15px;
font-size: 11pt;
}
.highlight-box {
background-color: #f7fafc;
border-left: 4px solid #4a5568;
padding: 15px;
margin: 25px 0;
font-family: 'Helvetica Neue', Arial, sans-serif;
font-size: 10pt;
}
.highlight-title {
font-weight: bold;
color: #2d3748;
margin-bottom: 5px;
text-transform: uppercase;
font-size: 9pt;
letter-spacing: 0.5px;
}
.table-title {
font-family: 'Helvetica Neue', Arial, sans-serif;
font-size: 12pt;
font-weight: bold;
margin-top: 30px;
margin-bottom: 10px;
color: #1a202c;
}
table {
width: 100%;
border-collapse: collapse;
font-family: 'Helvetica Neue', Arial, sans-serif;
font-size: 9.5pt;
margin-bottom: 20px;
}
th {
background-color: #2d3748;
color: white;
font-weight: bold;
text-align: left;
padding: 8px;
border: 1px solid #2d3748;
}
td {
padding: 8px;
border: 1px solid #e2e8f0;
}
tr:nth-child(even) {
background-color: #f7fafc;
}
.text-right {
text-align: right;
}
.up { color: #e53e3e; font-weight: bold; }
.down { color: #38a169; font-weight: bold; }
</style>
</head>
<body>
<div class="header-meta">Laporan Pasar | Siskaperbapo Jawa Timur</div>
<h1>NASKAH BERITA: Perkembangan Harga Bahan Pokok di Jawa Timur Menunjukkan Fluktuasi Stabil</h1>
<div class="date-line">SURABAYA, 4 Juni 2026 — Siaran Pers Pagi</div>
<p class="news-p"><strong>SURABAYA</strong> — Berdasarkan data terbaru yang dirilis oleh Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) Provinsi Jawa Timur pada Kamis, 4 Juni 2026, kondisi harga komoditas pangan di tingkat konsumen secara umum menunjukkan fluktuasi yang relatif stabil dengan kecenderungan menurun pada beberapa sektor penting. Komoditas utama seperti beras tercatat bergerak bervariasi; di mana beras kualitas premium mengalami penurunan tipis sebesar 0,20% menjadi Rp14.864 per kilogram, sementara beras kualitas medium merangkak naik sangat tipis sebesar Rp11 atau sekitar 0,08%, memosisikan harganya di angka Rp12.946 per kilogram.</p>
<p class="news-p">Kabar baik datang dari sektor daging dan telur ayam yang mengalami penurunan harga cukup signifikan, memberikan angin segar bagi daya beli masyarakat. Harga daging ayam ras turun sebesar Rp314 menjadi Rp34.350 per kilogram, disusul oleh daging ayam kampung yang merosot tajam sebesar Rp1.325 menjadi Rp69.427 per ekor. Tren penurunan ini juga diikuti oleh komoditas telur ayam ras yang turun ke angka Rp25.772 per kilogram dan telur ayam kampung menjadi Rp46.272 per kilogram. Sebaliknya, komoditas daging sapi paha belakang justru mengalami kenaikan tipis sebesar Rp98, yang membuat harganya bertahan tinggi di angka Rp124.285 per kilogram.</p>
<p class="news-p">Sementara itu, pergerakan dinamis terlihat jelas pada sektor bumbu dapur, khususnya kelompok cabai dan bawang. Harga cabai rawit merah mengalami lonjakan cukup tajam sebesar Rp1.783 atau naik sekitar 2,71%, sehingga kini menyentuh Rp67.661 per kilogram. Di sisi lain, harga cabai merah besar justru terpangkas cukup signifikan hingga Rp1.850 (-3,42%) menjadi Rp52.288 per kilogram, dan cabai merah keriting turun tipis ke Rp49.516 per kilogram. Kenaikan harga secara kompak juga terjadi pada komoditas bawang, di mana bawang merah naik Rp682 menjadi Rp47.833 per kilogram dan bawang putih Sinco mengalami kenaikan menjadi Rp27.996 per kilogram.</p>
<p class="news-p">Untuk komoditas strategis lainnya seperti minyak goreng dan gula pasir, pergerakannya terpantau sangat beragam namun tetap terkendali. Gula kristal putih mengalami penurunan tipis menjadi Rp17.214 per kilogram. Di sektor minyak goreng, varian curah dan kemasan sederhana kompak turun masing-masing menjadi Rp20.486 per kilogram dan Rp18.526 per liter. Namun, minyak goreng kemasan premium dan merek MINYAKITA justru mencatatkan kenaikan tipis, dengan MINYAKITA kini bertengger di harga Rp16.369 per liter. Pemerintah provinsi terus mengimbau masyarakat untuk tetap tenang karena secara keseluruhan pasokan bahan pangan di wilayah Jawa Timur dinilai masih sangat aman dan mencukupi kebutuhan harian.</p>
<div class="highlight-box">
<div class="highlight-title">Catatan Redaksi / Fokus Utama Berita:</div>
• <strong>Penurunan Terbesar:</strong> Cabai Merah Besar (Turun Rp1.850 / -3,42%) & Daging Ayam Kampung (Turun Rp1.325 / -1,87%).<br>
• <strong>Kenaikan Tertinggi:</strong> Cabai Rawit Merah (Naik Rp1.783 / +2.71%) & Bawang Merah (Naik Rp682 / +1,45%).
</div>
<div class="table-title">Tabel Ringkasan Perubahan Harga Beberapa Komoditas Utama (4 Juni 2026)</div>
<table>
<thead>
<tr>
<th>Nama Bahan Pokok</th>
<th>Satuan</th>
<th class="text-right">Harga Kemarin (Rp)</th>
<th class="text-right">Harga Sekarang (Rp)</th>
<th class="text-right">Perubahan (Rp)</th>
<th class="text-right">Persentase</th>
</tr>
</thead>
<tbody>
<tr>
<td>Beras Premium</td>
<td>kg</td>
<td class="text-right">14.893</td>
<td class="text-right">14.864</td>
<td class="text-right down">-29</td>
<td class="text-right down">-0,20%</td>
</tr>
<tr>
<td>Beras Medium</td>
<td>kg</td>
<td class="text-right">12.935</td>
<td class="text-right">12.946</td>
<td class="text-right up">+11</td>
<td class="text-right up">+0,08%</td>
</tr>
<tr>
<td>Gula Kristal Putih</td>
<td>kg</td>
<td class="text-right">17.233</td>
<td class="text-right">17.214</td>
<td class="text-right down">-19</td>
<td class="text-right down">-0,11%</td>
</tr>
<tr>
<td>Daging Ayam Ras</td>
<td>kg</td>
<td class="text-right">34.664</td>
<td class="text-right">34.350</td>
<td class="text-right down">-314</td>
<td class="text-right down">-0,91%</td>
</tr>
<tr>
<td>Cabai Rawit Merah</td>
<td>kg</td>
<td class="text-right">65.879</td>
<td class="text-right">67.661</td>
<td class="text-right up">+1.783</td>
<td class="text-right up">+2,71%</td>
</tr>
<tr>
<td>Bawang Merah</td>
<td>kg</td>
<td class="text-right">47.151</td>
<td class="text-right">47.833</td>
<td class="text-right up">+682</td>
<td class="text-right up">+1,45%</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</body>
</html>
"""
with open("naskah_berita_sembako.html", "w", encoding="utf-8") as f:
f.write(html_content)
from weasyprint import HTML
HTML("naskah_berita_sembako.html").write_pdf("naskah_berita_sembako.pdf")
print("PDF generated successfully.")
PDF generated successfully.
RADAR SURABAYA BISNIS — Berdasarkan data terbaru yang dirilis oleh Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) Provinsi Jawa Timur pada Kamis, 4 Juni 2026, kondisi harga komoditas pangan di tingkat konsumen secara umum menunjukkan fluktuasi yang relatif stabil dengan kecenderungan menurun pada beberapa sektor penting.
Komoditas utama seperti beras tercatat bergerak bervariasi; di mana beras kualitas premium mengalami penurunan tipis sebesar 0,20% menjadi Rp14.864 per kilogram, sementara beras kualitas medium merangkak naik sangat tipis sebesar Rp11 atau sekitar 0,08%, memosisikan harganya di angka Rp12.946 per kilogram.
Kabar baik datang dari sektor daging dan telur ayam yang mengalami penurunan harga cukup signifikan, memberikan angin segar bagi daya beli masyarakat.
Harga daging ayam ras turun sebesar Rp314 menjadi Rp34.350 per kilogram, disusul oleh daging ayam kampung yang merosot tajam sebesar Rp1.325 menjadi Rp69.427 per ekor. Tren penurunan ini juga diikuti oleh komoditas telur ayam ras yang turun ke angka Rp25.772 per kilogram dan telur ayam kampung menjadi Rp46.272 per kilogram.
Baca Juga: Sentimen Negatif Awal Bulan, Emas Antam Hari Ini Turun ke Level Rp 2,75 Juta per Gram
Sebaliknya, komoditas daging sapi paha belakang justru mengalami kenaikan tipis sebesar Rp98, yang membuat harganya bertahan tinggi di angka Rp124.285 per kilogram.
Sementara itu, pergerakan dinamis terlihat jelas pada sektor bumbu dapur, khususnya kelompok cabai dan bawang. Harga cabai rawit merah mengalami lonjakan cukup tajam sebesar Rp1.783 atau naik sekitar 2,71%, sehingga kini menyentuh Rp67.661 per kilogram. Di sisi lain, harga cabai merah besar justru terpangkas cukup signifikan hingga Rp1.850 (-3,42%) menjadi Rp52.288 per kilogram, dan cabai merah keriting turun tipis ke Rp49.516 per kilogram.
Kenaikan harga secara kompak juga terjadi pada komoditas bawang, di mana bawang merah naik Rp682 menjadi Rp47.833 per kilogram dan bawang putih Sinco mengalami kenaikan menjadi Rp27.996 per kilogram.
Untuk komoditas strategis lainnya seperti minyak goreng dan gula pasir, pergerakannya terpantau sangat beragam namun tetap terkendali. Gula kristal putih mengalami penurunan tipis menjadi Rp17.214 per kilogram.
Baca Juga: Sentuh Rp 18.000, Rupiah Terkapar di Level Terlemah Sejarah, KSSK Tunggu Aba-Aba Bank Indonesia
Di sektor minyak goreng, varian curah dan kemasan sederhana kompak turun masing-masing menjadi Rp20.486 per kilogram dan Rp18.526 per liter. Namun, minyak goreng kemasan premium dan merek MINYAKITA justru mencatatkan kenaikan tipis, dengan MINYAKITA kini bertengger di harga Rp16.369 per liter.
Pemerintah provinsi terus mengimbau masyarakat untuk tetap tenang karena secara keseluruhan pasokan bahan pangan di wilayah Jawa Timur dinilai masih sangat aman dan mencukupi kebutuhan harian. (nov/han)