RADAR SURABAYA BISNIS – Cuaca panas ekstrem dan tingginya mobilitas masyarakat perkotaan ternyata membuka peluang bisnis yang menjanjikan di sektor elektronik konsumen.
Perangkat kipas angin portabel kini mengalami lonjakan permintaan, terutama dari kalangan Generasi Z (Gen Z), dan bertransformasi dari sekadar alat pendingin menjadi komoditas gaya hidup.
Tren pasar menunjukkan bahwa konsumen muda tidak lagi hanya mencari fungsi dasar. Desain minimalis, estetika warna, hingga integrasi fitur digital menjadi daya jual utama yang menentukan keputusan pembelian.
Baca Juga: Sektor Properti Menggeliat, Menteri PKP Sebut Buruh Jadi Pasar Utama Serapan Rumah Subsidi
Penggunaan perangkat ini yang kian masif di transportasi umum, konser musik, hingga area kampus membuat segmen pasar pendingin personal semakin luas.
Direktur PT Best Fortune Indonesia, Richard Liu, membenarkan adanya pergeseran perilaku konsumen ini. Ia menilai, perangkat pendingin personal kini telah berkembang menjadi bagian esensial dari gaya hidup masyarakat urban.
“Produk berstandar innovation, design, dan quality menjadi perhatian konsumen sekarang,” ujar Richard Liu dalam keterangan resminya, Jumat (22/5/2026).
Baca Juga: Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Se-Pulau Jawa!
Merespons tingginya minat pasar, produsen elektronik pun berlomba menghadirkan inovasi teknologi. Saat ini, kipas portabel di pasaran mulai mengadopsi fitur kelas premium seperti motor berkecepatan tinggi, layar digital, hingga sistem perlindungan pintar.
Salah satu inovasi yang menarik perhatian pasar Gen Z adalah penyematan teknologi TurboWind dan Smart AI Chip. Misalnya, teknologi pada perangkat Airvy yang diklaim mampu menghasilkan hembusan angin lebih kuat sekaligus memberikan keamanan ekstra bagi perangkat dari risiko overheat (panas berlebih) dan overcharge (kelebihan daya).
Perkembangan teknologi ini membuktikan bahwa pasar kipas portabel bukan sekadar tren musiman, melainkan ceruk bisnis potensial yang terus berkembang seiring dengan inovasi gaya hidup modern.
Baca Juga: Fokus Anggaran dan Distribusi, Bulog Salurkan 1,9 Juta Ton Beras di Tengah Ancaman El Nino
Editor : Hany Akasah