Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

1.061 Koperasi Merah Putih Mulai Beroperasi, 9.200 Unit Lain Hampir Rampung

Hany Akasah • Senin, 18 Mei 2026 | 18:32 WIB
Sebanyak 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Jawa Timur dan Jawa Tengah resmi mulai beroperasi.
Sebanyak 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Jawa Timur dan Jawa Tengah resmi mulai beroperasi.

radarsurabayabisnis.id - Sebanyak 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Jawa Timur dan Jawa Tengah resmi mulai beroperasi. Koperasi tersebut diproyeksikan menjadi penampung utama berbagai produk masyarakat desa, mulai dari hasil pertanian hingga kuliner lokal.

Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan KDKMP akan memperkuat rantai distribusi produk lokal sekaligus membuka akses pasar yang lebih luas bagi masyarakat desa.

“KDKMP yang sudah beroperasi dipastikan akan menjadi offtaker dari berbagai produk masyarakat desa,” ujarnya dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (18/5).

Baca Juga: Presiden Prabowo Perkuat Sektor Maritim, Bagikan 1.582 Kapal Melalui Koperasi Nelayan

Menurut Ferry, koperasi tersebut akan menampung produk dari sektor pertanian, perkebunan, perikanan, kerajinan, hingga usaha kuliner desa. Selain itu, Koperasi Merah Putih juga akan berfungsi menyalurkan kebutuhan pokok dan barang subsidi kepada masyarakat.

Program ini sebelumnya diresmikan Presiden Prabowo Subianto secara simbolis di Koperasi Merah Putih Desa Nglawak, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5).

Ferry menjelaskan, 1.061 koperasi yang mulai beroperasi tersebut merupakan tahap awal dari pengembangan nasional KDKMP. Saat ini, pembangunan koperasi secara keseluruhan disebut telah mencapai hampir 9.200 unit dan akan dioperasikan bertahap di berbagai daerah.

“Ini merupakan awal dari KDKMP yang pembangunannya sudah hampir 100 persen untuk sekitar 9.200 unit, namun tahap pertama yang dioperasikan sebanyak 1.061 unit,” katanya.

Baca Juga: Diresmikan Presiden Prabowo, Museum Marsinah Rp3,8 Miliar Jadi Motor Baru Ekonomi Warga Nganjuk, Dibangun Mandiri Tanpa APBN

Pemerintah menargetkan jumlah koperasi yang beroperasi terus bertambah hingga mencapai puluhan ribu unit pada Agustus 2026. Bahkan, pemerintah optimistis target awal 20.000 unit bisa terlampaui.

Di sisi lain, pemerintah juga tengah mencari solusi untuk wilayah dengan keterbatasan lahan yang belum memenuhi syarat minimal 1.000 meter persegi. Salah satu opsi yang dikaji adalah pembangunan gerai dan gudang koperasi secara vertikal.

“Kami sedang mempertimbangkan desain pembangunan gerai dan gudang secara vertikal untuk wilayah dengan keterbatasan lahan,” ujar Ferry.

Sementara itu, Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, optimistis target operasional 30.000 unit koperasi dapat tercapai melalui dukungan pembangunan sarana dan prasarana bersama TNI.

Wakil Panglima TNI Tandyo Budi Revita menyebut pembangunan koperasi di wilayah Jawa relatif berjalan lancar, meski tantangan masih ditemukan di daerah terpencil terkait akses dan infrastruktur.

Editor : Hany Akasah
#Kopdes #Koperasi Desa Merah Putih #KDMP #koperasi