radarsurabayabisnis.id - Embarkasi Surabaya ternyata tidak hanya melayani keberangkatan jemaah haji asal Jawa Timur. Hingga kini, Embarkasi Surabaya juga menjadi pusat keberangkatan bagi jemaah haji asal Provinsi Bali dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam, mengatakan kerja sama keberangkatan jemaah Bali dan NTT melalui Surabaya sudah berlangsung sejak lama karena dinilai lebih efisien dan hemat biaya dibandingkan harus melalui embarkasi lain.
Biaya ke Surabaya Lebih Murah Dibanding Lombok
Menurut Anam, secara geografis wilayah NTT sebenarnya lebih dekat dengan Embarkasi Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Namun, kenyataannya biaya perjalanan menuju Lombok justru lebih mahal.
Baca Juga: Modernisasi Haji 2026, Arab Saudi Kerahkan Robot 69 Bahasa Untuk Layani Jemaah
“Ternyata setelah kita tanya ke pihak NTT, biaya perjalanan dari NTT ke NTB itu ternyata jauh lebih mahal dibandingkan biaya perjalanan dari NTT ke Surabaya,” ujar Anam, Selasa (12/5).
Ia menjelaskan, jemaah asal NTT harus transit terlebih dahulu di Bali atau Surabaya sebelum menuju Lombok. Hal itu membuat biaya perjalanan membengkak dan waktu tempuh menjadi lebih panjang.
Karena alasan itulah, mayoritas jemaah haji NTT memilih langsung terbang ke Surabaya yang dinilai lebih praktis dan ekonomis.
Infrastruktur Tol Jadi Keuntungan bagi Jemaah Bali
Sementara itu, bagi jemaah asal Bali, alasan memilih Embarkasi Surabaya lebih banyak dipengaruhi faktor kemudahan akses transportasi darat.
Menurut Anam, jika melalui embarkasi lain, jemaah Bali biasanya harus menggunakan pesawat sepenuhnya. Namun melalui Surabaya, mereka dapat memanfaatkan perjalanan darat menggunakan bus.
Baca Juga: Rahasia Penjual Kerupuk dari Lamongan Naik Haji, Sempat Diamputasi Kini Dikaruniai Anak Lagi
Keuntungan ini semakin terasa karena pembangunan jalan tol di Jawa Timur terus berkembang hingga mendekati Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi.
“Bali memilih bergabung dengan kita karena aspek biaya dan kemudahan akses. Apalagi saat ini jalan tol sudah sampai di perbatasan Banyuwangi dan sebentar lagi tembus Ketapang,” jelasnya.
NTT Sebut Surabaya Lebih Efektif dan Nyaman
Plt Kakanwil Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) NTT, Hasan Manuk, mengatakan pihaknya tetap memilih Embarkasi Surabaya karena lebih efektif, efisien, dan nyaman bagi jemaah.
Menurut Hasan, hubungan antara NTT dan Surabaya sudah terjalin lama sehingga koordinasi keberangkatan dinilai lebih mudah.
Selain itu, sebagian besar wilayah di NTT, khususnya Flores bagian barat, sudah memiliki penerbangan langsung menuju Surabaya. Sebaliknya, penerbangan langsung menuju Lombok sangat terbatas.
“Meski Embarkasi Lombok terlihat lebih dekat, nyatanya ke sana itu tidak efisien dan tidak efektif. Kalau ke Lombok harus transit di Surabaya dulu atau Denpasar,” kata Hasan.
Jemaah NTT Berangkat dari Tiga Bandara Utama
Hasan menjelaskan, keberangkatan jemaah haji asal NTT dibagi melalui tiga bandara utama.
Pertama melalui Bandara Kupang untuk wilayah Flores Timur, Alor, dan Timor. Kedua dari Bandara Sumba untuk empat kabupaten di Pulau Sumba. Ketiga melalui Bandara Internasional Komodo Labuan Bajo untuk wilayah Flores Barat.
Seluruh jemaah nantinya akan berkumpul di Embarkasi Surabaya sebelum dilepas secara resmi menuju Tanah Suci.
Editor : Hany Akasah