Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Dipakai Cerutu Premium Eropa, Tembakau Jember Kini Bakal Tembus Rusia dan Tiongkok

Mus Purmadani • Selasa, 12 Mei 2026 | 18:13 WIB
Pada musim tanam tahun ini, PTPN menargetkan produksi tembakau mencapai sekitar 1.200 ton per hektare.
Pada musim tanam tahun ini, PTPN menargetkan produksi tembakau mencapai sekitar 1.200 ton per hektare.

radarsurabayabisnis.id - PT Perkebunan Nusantara I Regional 5 membidik pasar ekspor baru untuk produk tembakau unggulannya pada 2026. Dua negara yang menjadi target utama adalah Rusia dan Tiongkok karena dinilai memiliki permintaan tinggi terhadap tembakau cerutu.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi korporasi dalam memperluas jangkauan pemasaran sekaligus memperkuat posisi produk tembakau Indonesia di pasar internasional.

Baca Juga: Khofifah Percepat KEK Tembakau Madura, Petani dan Pengusaha Sambut Antusias

Region Head PTPN I Regional 5, Subagiyo, mengatakan pengembangan kebutuhan pasar untuk kedua negara tersebut kini tengah dipersiapkan secara serius.

“Perluasan pasar ke Rusia dan Tiongkok karena kedua negara itu memiliki tingkat kebutuhan tembakau untuk cerutu yang cukup tinggi,” ujar Subagiyo usai tanam perdana tembakau di Kebun Ajung Gayasan, Kabupaten Jember.

Tembakau Jember Masih Dominasi Pasar Eropa

Menurut Subagiyo, tembakau bawah naungan (TBN) yang diproduksi PTPN saat ini mayoritas masih dipasarkan ke negara-negara Eropa, terutama untuk kebutuhan industri cerutu premium.

Baca Juga: Petani Tembakau Minta Perlindungan di Tengah Aturan Baru PP 28/2024, 2,5 Juta Nasib Terancam

Sementara itu, produk tembakau kelas medium hingga bawah tetap diperbolehkan masuk pasar domestik karena permintaannya juga cukup tinggi di dalam negeri.

Ekspansi pasar ke Rusia dan Tiongkok diharapkan mampu membuka peluang baru sekaligus meningkatkan nilai ekspor komoditas tembakau nasional.

Target Produksi 1.200 Ton dari 400 Hektare

Pada musim tanam tahun ini, PTPN menargetkan produksi tembakau mencapai sekitar 1.200 ton per hektare dari total lahan seluas 400 hektare.

Dari total produksi tersebut, sekitar 30 persen hasil panen mutu A atau kualitas terbaik akan diprioritaskan untuk pasar ekspor.

PTPN optimistis target produksi bisa tercapai meski kondisi cuaca masih berpotensi berubah ekstrem sepanjang tahun.

PTPN Siapkan Mitigasi Hadapi Cuaca Ekstrem

Untuk menjaga kualitas tanaman tembakau, perusahaan telah menyiapkan sejumlah langkah mitigasi menghadapi perubahan cuaca.

Pada awal musim tanam yang masih sering diguyur hujan, perusahaan menerapkan sistem patusan atau pemupukan cair agar penyerapan air ke tanah lebih cepat.

Selain itu, menghadapi potensi musim El Niño, PTPN juga menyiapkan sistem irigasi melalui saluran air guna menjaga kebutuhan air tanaman tetap tercukupi.

“Kami juga sudah membuat naungan untuk mengurangi efek panas matahari pada tanaman tembakau,” ujar Subagiyo.

Dengan berbagai strategi tersebut, PTPN berharap kualitas tembakau Jember tetap terjaga hingga masa panen sehingga mampu memenuhi standar pasar ekspor dunia, termasuk Rusia dan Tiongkok.

Editor : Hany Akasah
#PTPN #Cerutu #tembakau #ptpn 1 regional 5