Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Indonesia Jajaki Ekspor 200 Ribu Ton Beras ke Malaysia, Senilai Rp2 Triliun

Hany Akasah • Kamis, 7 Mei 2026 | 15:53 WIB
ILUSTRASI: Indonesia tengah menjajaki ekspor beras sebanyak 200 ribu ton ke Malaysia dengan nilai transaksi diperkirakan mencapai Rp2 triliun
ILUSTRASI: Indonesia tengah menjajaki ekspor beras sebanyak 200 ribu ton ke Malaysia dengan nilai transaksi diperkirakan mencapai Rp2 triliun

radarsurabayabisnis.id - Indonesia tengah menjajaki ekspor beras sebanyak 200 ribu ton ke Malaysia dengan nilai transaksi diperkirakan mencapai Rp2 triliun. Saat ini, rencana ekspor tersebut masih dalam tahap negosiasi antara kedua negara.

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, mengungkapkan bahwa pembahasan teknis ekspor telah memasuki tahap kedua.

“Sudah melakukan negosiasi tahap kedua. Kalau 200 ribu ton itu dikalikan saja Rp10.000, contohnya. Berarti sekitar Rp2 triliun,” ujar Rizal di Gudang Bulog Jakarta Utara, Kamis (7/5).

Malaysia Jadi Prioritas Ekspor Beras Indonesia

Rizal menyebut, selain Malaysia, sejumlah negara lain seperti Thailand dan Vietnam juga mulai melirik pasokan beras dari Indonesia. Namun, peluang ekspor ke Malaysia saat ini menjadi fokus utama pemerintah.

Menurutnya, tingginya kebutuhan beras global membuat sejumlah negara mulai mencari alternatif pasokan baru di tengah ketatnya persaingan impor pangan.

“Karena memang sekarang beberapa negara juga sudah banyak rebutan untuk beli beras. Negara yang biasanya mengimpor beras dari Thailand dan Vietnam, mudah-mudahan termasuk Malaysia nanti akan mengimpor dari kita,” katanya.

Setelah Arab Saudi, Indonesia Buka Peluang Ekspor ke Negara Lain

Sebelumnya, Indonesia telah mengekspor beras premium sebanyak 2.280 ton senilai Rp38 miliar ke Arab Saudi. Beras tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan sekitar 215 ribu jemaah haji Indonesia.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan ekspor tersebut menjadi bukti bahwa produksi dan stok beras nasional saat ini dalam kondisi kuat.

“Ini adalah ekspor perdana ke Arab Saudi. Ini momentum yang baik karena produksi kita meningkat. Kita juga sudah menjajaki beberapa negara seperti Arab Saudi, Papua Nugini, Malaysia, dan Filipina,” ujar Amran.

Indonesia Kirim Bantuan 10 Ribu Ton Beras untuk Palestina

Selain memperluas pasar ekspor, pemerintah juga menunjukkan komitmen kemanusiaan melalui bantuan pangan internasional.

Amran mengungkapkan, pemerintah Indonesia menyalurkan bantuan 10 ribu ton beras untuk Palestina atas arahan Presiden RI.

“Atas arahan Bapak Presiden Republik Indonesia, beliau memberikan perintah pada kami untuk memberi bantuan pada saudara kita di Palestina sebanyak 10 ribu ton beras,” ungkapnya.

Editor : Hany Akasah
#swasembada beras #ekspor beras #surplus beras #beras bulog