RADAR SURABAYA BISNIS - Pergerakan harga bahan pokok di Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo pada Senin (4/5) menunjukkan lonjakan signifikan pada komoditas cabai rawit merah.
Kenaikan ini menjadi yang paling mencolok dibandingkan komoditas lainnya.
Berdasarkan pembaruan data SISKAPERBAPO pukul 09.30 WIB, harga cabai rawit merah melonjak hingga sekitar 17,84 persen atau naik Rp 8.545 dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Kenaikan ini mendorong harga cabai rawit merah menembus angka Rp 56.453 per kilogram.
Baca Juga: Harga Emas Antam Turun Tipis, Buyback Ikut Melemah Hari Ini
Berikut rincian harga sembako terbaru:
Beras premium = Rp 14.873 /kg
Beras medium = Rp 12.930 /kg
Gula kristal putih = Rp 17.185 /kg
Minyak goreng curah = Rp 20.425 /kg
Minyak goreng kemasan premium = Rp 21.267 /liter
Minyak goreng kemasan sederhana = Rp 18.232 /liter
Minyak goreng Minyakita = Rp 16.281 /liter
Daging sapi paha belakang = Rp 124.073 /kg
Daging ayam ras = Rp 35.526 /kg
Daging ayam kampung = Rp 70.390 /kg
Telur ayam ras = Rp 26.201 /kg
Telur ayam kampung = Rp 46.443 /kg
Garam bata = Rp 1.824 /buah
Garam halus = Rp 9.454 /kg
Cabai merah keriting = Rp 37.843 /kg
Cabai merah besar = Rp 40.874 /kg
Cabai rawit merah = Rp 56.453 /kg
Bawang merah = Rp 36.818 /kg
Bawang putih = Rp 29.588 /kg
Gas elpiji = Rp 19.972 /tabung
Kenaikan tidak hanya terjadi pada cabai rawit, namun juga terlihat pada cabai merah keriting dan cabai merah besar, meskipun tidak setinggi lonjakan cabai rawit.
Baca Juga: Pembangunan Sekolah Rakyat di Jatim Terbesar Nasional, Begini Progresnya
Di sisi lain, sejumlah komoditas justru mengalami penurunan harga, seperti minyak goreng, gula, dan beras.
Penurunan ini memberikan sedikit keseimbangan di tengah lonjakan harga cabai.
Sementara itu, harga daging, telur, dan bawang cenderung stabil dengan perubahan yang tidak terlalu signifikan.
Lonjakan tajam pada cabai rawit merah ini menunjukkan tingginya sensitivitas harga komoditas hortikultura terhadap pasokan dan distribusi.
Jika kondisi ini berlanjut, bukan tidak mungkin harga akan kembali mengalami fluktuasi dalam waktu dekat.
Masyarakat diimbau untuk lebih cermat dalam mengatur konsumsi, terutama pada komoditas yang sedang mengalami kenaikan tajam seperti cabai rawit merah. (iza/han)
Editor : Hany Akasah