Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Buka Peluang Ekspor Digital, Ini Rencana Besar Kemenekraf Bareng Meta untuk UMKM Kreatif

Hany Akasah • Rabu, 29 April 2026 | 14:49 WIB
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar saat berdiskusi dengan perwakilan Meta di Jakarta.
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar saat berdiskusi dengan perwakilan Meta di Jakarta.

RADAR SURABAYA BISNIS – Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) resmi menjajaki kolaborasi strategis dengan raksasa teknologi Meta guna memperluas jangkauan pelaku ekonomi kreatif Indonesia ke kancah global. 

Langkah ini diproyeksikan menjadi katalisator bagi talenta lokal untuk bersaing di pasar internasional melalui pemanfaatan platform digital.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen mendorong ekosistem kreatif agar tidak hanya jago kandang, tetapi mampu menembus pasar mancanegara. .

Baca Juga: Masalah Sampah Jadi Prioritas, Prabowo Targetkan Pengendalian dalam 2–3 Tahun Mendatang

Menurutnya, kerja sama dengan platform seperti Facebook, Instagram, dan WhatsApp milik Meta akan mempermudah akses promosi karya kreatif bangsa.

"Kolaborasi ini diharapkan dapat membantu mendorong karya kreatif Indonesia agar semakin mendunia. Pemerintah berperan sebagai penghubung untuk memastikan seluruh ekosistem kreatif tumbuh optimal dan terhubung langsung dengan industri," ujar Irene Umar dalam keterangan resminya, Rabu (29/4/2026).

Pertemuan tersebut membahas beberapa poin krusial, di antaranya pertukaran data tren pasar lintas negara serta pelatihan kreator berbasis gamified learning dan kecerdasan buatan (AI). Hal ini bertujuan agar pelaku usaha lokal dapat membaca peluang pasar dunia dengan lebih presisi.

Baca Juga: Magang Nasional Kembali Dibuka, Airlangga: Perusahaan Harus Ikut Tanggung 30 Persen Uang Saku

Head of Public Policy Meta Indonesia dan Filipina, Berni Moestafa, menyebut Indonesia sebagai salah satu pasar digital paling aktif. Meta berkomitmen menghadirkan fitur-fitur yang relevan untuk mendukung pengembangan bisnis melalui teknologi.

Sementara itu, Partner Manager Government, Politics, and Advocacy Meta APAC, Imanuel Lamoa, menambahkan bahwa fokus utama lainnya adalah peningkatan kapasitas komunikasi publik bagi para kreator agar potensi platform digital dapat dimaksimalkan untuk efektivitas penjualan.

Baca Juga: Patuh Regulasi Child Safety, TikTok Indonesia Hapus 1,7 Juta Akun di Bawah 16 Tahun

Editor : Hany Akasah
#meta #umkm #ekonomi digital #Kemenekraf #ai