Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

RI–Korea Selatan Bahas Kerja Sama Budaya, Rencanakan Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Hany Akasah • Kamis, 23 April 2026 | 12:00 WIB
Konser girl group Heart2Heart di Jakarta yang disambut antusias, seiring rencana penambahan konser K-Pop sebagai bagian dari kerja sama budaya Indonesia dan Korea Selatan
Konser girl group Heart2Heart di Jakarta yang disambut antusias, seiring rencana penambahan konser K-Pop sebagai bagian dari kerja sama budaya Indonesia dan Korea Selatan. (Foto: X @hearts2hearts)

RADAR SURABAYA BISNIS - Pemerintah Indonesia membuka peluang kerja sama budaya yang lebih luas dengan Korea Selatan, termasuk rencana peningkatan jumlah konser K-Pop di Tanah Air.

Hal ini menjadi salah satu pembahasan dalam pertemuan antara Presiden Indonesia dan Presiden Korea Selatan beberapa waktu lalu.

Menteri Luar Negeri, Sugiono, mengungkapkan bahwa isu budaya turut menjadi bagian dari diskusi antara Prabowo Subianto dan Presiden Korea Selatan, Lee Jae Myung.

Salah satu rencana yang mengemuka adalah penambahan konser K-Pop di Indonesia, seiring besarnya minat masyarakat Indonesia terhadap industri hiburan Korea.

Baca Juga: Rupiah Kembali Terpuruk, Tembus Level Terlemah Sepanjang Sejarah

Dalam sebuah forum diskusi di Kantor Staf Presiden, Jakarta Pusat, Rabu (22/4), Sugiono menyampaikan bahwa gagasan tersebut muncul sebagai respons atas tingginya antusiasme penggemar K-Pop di Indonesia.

"Dan kemarin juga dalam sebuah percakapan disampaikan kepada, ini khusus untuk penggemar K-Pop, Bapak Presiden berencana untuk meningkatkan jumlah konser bagi para pecinta K-Pop," kata Sugiono.

Ia juga mengungkapkan fakta menarik bahwa terdapat warga negara Indonesia yang berkarier di industri K-Pop.

Salah satunya adalah Carmen, yang kini menjadi anggota grup Hearts2Hearts dan turut hadir dalam agenda kenegaraan tersebut.

Baca Juga: Update Harga Sembako Surabaya, Gresik, Sidoarjo 23 April 2026, Beras Naik Tipis

"Karena ternyata ada juga, saya juga baru tahu Pak KSP, personel dari grup-grup di sana itu juga ada orang Indonesia yang menjadi personelnya. Forgive my ignorance," ucapnya.

Lebih jauh, Sugiono menegaskan bahwa setiap kunjungan luar negeri yang dilakukan Presiden bertujuan untuk menghasilkan kerja sama konkret yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Indonesia.

Tidak hanya di sektor ekonomi, tetapi juga dalam bidang budaya dan hiburan.

Dalam pertemuan tersebut, kedua negara juga mencapai kesepakatan kerja sama dengan nilai mencapai 10 miliar dolar AS.

Sejumlah program yang dirancang diharapkan dapat berdampak langsung bagi masyarakat, termasuk rencana peningkatan penyelenggaraan konser K-Pop di Indonesia.

Baca Juga: Kembali Merosot, Harga Emas Antam dan Buyback Kompak Tertekan

Sebelumnya, pertemuan antara Prabowo dan Lee Jae Myung berlangsung di Istana Kepresidenan Korea Selatan, Cheong Wa Dae, pada awal April 2026.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan bilateral antara kedua negara di berbagai sektor.

Dengan adanya rencana ini, Indonesia berpotensi menjadi salah satu pusat kegiatan hiburan K-Pop di kawasan, sekaligus memperkuat hubungan budaya antara Indonesia dan Korea Selatan. (iza/han)

Editor : Hany Akasah
#budaya #bilateral #kpop #korsel #konser