Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Produksi Beras Jawa Timur Surplus 50 Persen, Stok Aman Hadapi El Nino 2026

Mus Purmadani • Rabu, 22 April 2026 | 17:38 WIB
STOK AMAN: Persedian beras di Jawa Timur sudah aman, termasuk persiapan bila El Nino mengganggu panen.
STOK AMAN: Persedian beras di Jawa Timur sudah aman, termasuk persiapan bila El Nino mengganggu panen.

radarsurabayabisnis.id - Pemerintah Provinsi Jawa Timur memastikan kondisi ketahanan pangan, khususnya komoditas beras, dalam keadaan aman dan surplus sepanjang 2026. Produksi beras yang tinggi bahkan disebut mampu memenuhi kebutuhan daerah sekaligus memasok wilayah lain di Indonesia.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jawa Timur, Heru Suseno, mengungkapkan bahwa produksi beras Jatim masih jauh melampaui kebutuhan konsumsi masyarakat.

Baca Juga: Percepat Swasembada Pangan, Pemerintah Tugaskan Bulog Kebut Proyek Infrastruktur Pangan Rp 5 Triliun

Berdasarkan data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS), produksi beras Jawa Timur pada periode Januari hingga Mei 2026 diproyeksikan mengalami kenaikan sekitar 2,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

“Produksi kita masih lebih tinggi. Prediksi BPS Januari sampai Mei naik sekitar 2,3 persen dibanding tahun lalu,” ujar Heru, Rabu (22/4/2026).

Baca Juga: Surplus 200 Ribu Ton, Produksi Gula RI Diprediksi Mencapai 3,04 juta Ton, Sinyal Swasembada Gula

Secara tahunan, produksi beras Jawa Timur tercatat mencapai lebih dari 6 juta ton. Pada 2025, produksi berada di angka 6,04 juta ton, sementara kebutuhan konsumsi masyarakat hanya sekitar 3,5 juta ton per tahun.

“Artinya kita surplus hampir 50 persen. Jadi untuk kebutuhan dalam daerah sangat aman,” tegasnya.

Distribusi ke Daerah Lain dan Cadangan Pangan Menguat

Surplus produksi tersebut tidak hanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga didistribusikan ke berbagai daerah lain di Indonesia. Sebagian lainnya disimpan sebagai cadangan pangan pemerintah daerah (CPPD).

Saat ini, cadangan pangan pemerintah daerah Jawa Timur tercatat mencapai 895 ton, dan hingga Mei 2026 telah meningkat menjadi sekitar 1.200 ton. Jumlah tersebut diperkirakan akan terus bertambah hingga akhir tahun.

Baca Juga: Harga Sembako Surabaya, Gresik, Sidoarjo Rabu 22 April 2026, Garam dan Cabai Naik Signifikan

“Belum tutup tahun saja cadangan sudah naik. Targetnya memang kita tingkatkan dibanding tahun lalu,” imbuh Heru.

Aman Hadapi Ancaman El Nino

Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga memastikan ketersediaan beras tetap aman dalam menghadapi potensi dampak fenomena El Nino yang kerap memicu kekeringan.

Dengan produksi yang melimpah serta cadangan yang terus diperkuat, risiko krisis pangan dinilai dapat ditekan.

“Untuk El Nino saya pastikan aman, karena cadangan kita sudah tersimpan dan produksi juga tinggi,” jelasnya.

Target Luas Tanam 13,8 Juta Hektare

Sebagai langkah strategis menjaga ketahanan pangan, Pemprov Jatim terus mendorong peningkatan luas tanam. Pada 2026, target luas tanam ditetapkan mencapai 13,8 juta hektare, meningkat dari tahun sebelumnya yang sekitar 13,4 juta hektare.

“Target luas tambah tanam tahun ini 13,8 juta hektare. Ini bagian dari upaya menjaga produksi tetap tinggi,” pungkasnya.

Editor : Hany Akasah
#beras jatim #swasembada beras #produksi beras #swasembada