Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Siap-siap! RI Bakal Permudah Impor Daging Sapi dan Susu dari Polandia,

Hany Akasah • Selasa, 21 April 2026 | 19:02 WIB
KERJASAMA: Wamentan RI Sudaryono saat melakukan pertemuan bilateral dengan Wakil Menteri Pertanian Polandia Małgorzata Groma-dzka.
KERJASAMA: Wamentan RI Sudaryono saat melakukan pertemuan bilateral dengan Wakil Menteri Pertanian Polandia Małgorzata Groma-dzka.

RADAR SURABAYA BISNIS – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertanian (Kementan) resmi menjajaki penguatan kerja sama bilateral dengan Polandia di sektor pertanian. 

Langkah strategis ini diambil sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan produktivitas di tengah ketidakpastian dinamika global.

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Sudaryono, mengungkapkan bahwa kolaborasi ini mencakup berbagai aspek krusial, mulai dari pertukaran teknologi, investasi, hingga pengembangan sumber daya manusia (SDM) di sektor pertanian berkelanjutan.

Baca Juga: Selamatkan 60 Persen Kawasan Industri, Proyek Giant Sea Wall Resmi Dikebut Pemerintah

"Kita ingin kerja sama dalam hal ini, kerja sama dagang antara ekspor-impor dan kemudian hal-hal yang lain yang barangkali bisa termasuk investasi," ujar Sudaryono usai menerima kunjungan Wakil Menteri Pertanian dan Pembangunan Pedesaan Polandia, Małgorzata Groma-dzka, di Jakarta, Senin (20/4).

Dalam pertemuan tersebut, Polandia mendorong ekspansi ekspor sejumlah produk unggulan seperti daging sapi, produk susu, gandum, hingga buah beri ke pasar Indonesia. 

Menanggapi hal tersebut, Indonesia menekankan pentingnya pemenuhan standar kesehatan dan sertifikasi veteriner sebelum akses pasar dibuka sepenuhnya.

Baca Juga: Selama 15 Tahun Tim Cook, Apple Melejit 1000% Jadi Raksasa 4 Triliun Dolar

Sudaryono menegaskan bahwa sektor pertanian bukan sekadar urusan perdagangan, melainkan pilar strategis kedaulatan pangan. 

“Agrikultur sangat penting karena artinya makanan. Bagaimana kita bisa mengamankan makanan untuk Indonesia, dan Polandia juga bisa menjaga makanan mereka sendiri,” tegasnya.

Di sisi lain, Wakil Menteri Małgorzata Groma-dzka menilai Indonesia sebagai mitra kunci di kawasan Asia. Ia memandang kerja sama ini memiliki potensi besar mengingat karakteristik produksi kedua negara yang saling melengkapi. 

Baca Juga: Purbaya Optimis Ekonomi Indonesia Bakal Tumbuh Hingga 6 Persen di 2026

Polandia sendiri diposisikan sebagai pintu masuk strategis bagi produk-produk Indonesia untuk menembus pasar Eropa.

Sebagai tindak lanjut, kedua negara sepakat membentuk kelompok kerja teknis (working group). Tim ini akan bertugas mempercepat penyelarasan standar protokol perdagangan dan proses audit teknis agar implementasi perdagangan langsung dapat segera terwujud.

Kerja sama ini diharapkan tidak hanya meningkatkan volume perdagangan bilateral, tetapi juga menciptakan ekosistem pertanian yang lebih tangguh terhadap disrupsi rantai pasok global akibat konflik maupun perubahan iklim.

Baca Juga: ESDM Jawa Timur Sebut Stok LPG Aman tapi Harga Naik, Ternyata Ini Biang Keroknya

Editor : Hany Akasah
#susu #polandia #daging #kerjasama internasional #pertanian