Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Vape Diduga Jadi Modus Baru Narkoba, Cak Imin Minta Aturan Ketat Segera Diterapkan

Hany Akasah • Minggu, 19 April 2026 | 20:59 WIB
Abdul Muhaimin Iskandar
Abdul Muhaimin Iskandar

radarsurabayabisnis.id - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin, menegaskan pentingnya regulasi yang jelas terkait penggunaan vape di Indonesia.

Menurutnya, penyalahgunaan vape saat ini mulai mengkhawatirkan karena diduga menjadi celah baru bagi peredaran narkoba.

Baca Juga: Tren Vape di Kalangan Anak Muda Meningkat, Peluang Bisnis atau Ancaman Kesehatan?

“Kita tidak boleh hanya reaktif. Pemerintah harus memastikan ada regulasi yang jelas, pengawasan yang kuat, dan edukasi yang masif kepada generasi muda,” ujar Cak Imin di Jakarta, Sabtu (19/4).

Ia menekankan, fenomena ini tidak bisa lagi dipandang sekadar tren anak muda. Lebih dari itu, vape berpotensi menjadi ancaman serius bagi masa depan generasi muda jika tidak ditangani dengan tepat.

Baca Juga: Program Magang Nasional Batch I Kemenaker Masuki Fase Final, Peserta Diingatkan Tuntaskan Syarat Administrasi

Cak Imin juga mengingatkan bahwa pola peredaran narkoba kini semakin canggih dan adaptif. Karena itu, semua pihak harus meningkatkan kewaspadaan, mulai dari keluarga, sekolah, hingga aparat penegak hukum.

“Jangan sampai kita lengah, karena ini bisa menjadi pintu masuk baru yang tidak kita sadari, bahkan di lingkungan pesantren yang selama ini kita jaga,” tegasnya.

Ia menilai, penguatan lingkungan pendidikan—termasuk pondok pesantren—menjadi langkah penting untuk menutup celah masuknya praktik berbahaya tersebut.

Baca Juga: Pastikan Daya Beli Terjaga, Pemerintah Jamin Harga BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026

Meski demikian, Cak Imin mengingatkan agar pemerintah tidak gegabah dalam mengambil kebijakan. Ia menekankan pentingnya pendekatan berbasis data agar langkah yang diambil tetap tepat sasaran.

“Pendekatannya harus seimbang. Kita tegas terhadap narkoba, tetapi juga cerdas dalam membaca fenomena. Jangan sampai kita salah langkah karena kurang data, tetapi juga jangan sampai terlambat bertindak,” jelasnya.

Sebelumnya, Kepala BNN Suyudi Ario Seto bahkan mengusulkan pelarangan vape karena dinilai kerap dimanfaatkan oleh jaringan narkoba.

Isu ini pun menjadi perhatian serius pemerintah dalam upaya melindungi generasi muda dari ancaman narkotika yang terus berevolusi.

Editor : Hany Akasah
#narkoba #larangan vape #cak imin #vape