RADAR SURABAYA BISNIS - Pergerakan harga bahan pokok atau sembako di wilayah Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo kembali menunjukkan dinamika.
Pada pembaruan terbaru, kenaikan harga terlihat pada komoditas minyak goreng yang naik secara serentak.
Berdasarkan update sembako Minggu (19/4) pukul 09.56 WIB, harga minyak goreng, baik curah maupun kemasan, mengalami kenaikan dengan rata-rata sekitar 1,6 persen.
Kenaikan ini cukup terasa dibandingkan komoditas lainnya yang cenderung bergerak tipis.
Baca Juga: Harga Emas Antam Stagnan di Akhir Pekan, Buyback Tetap Bertahan
Berikut rincian harga sembako terbaru:
Beras premium = Rp 14.883 /kg
Beras medium = Rp 12.967 /kg
Gula kristal putih = Rp 17.386 /kg
Minyak goreng curah = Rp 20.636 /kg
Minyak goreng kemasan premium = Rp 21.430 /liter
Minyak goreng kemasan sederhana = Rp 18.406 /liter
Minyak goreng Minyakita = Rp 16.095 /liter
Daging sapi paha belakang = Rp 124.025 /kg
Daging ayam ras = Rp 34.502 /kg
Daging ayam kampung = Rp 68.521 /kg
Telur ayam ras = Rp 26.905 /kg
Telur ayam kampung = Rp 47.169 /kg
Susu kental manis Bendera = Rp 12.564 /370 gr
Susu kental manis Indomilk = Rp 12.542 /370 gr
Susu bubuk Bendera = Rp 42.445 /400 gr
Susu bubuk Indomilk = Rp 41.557 /400 gr
Garam bata = Rp 1.979 /buah
Garam halus = Rp 9.284 /kg
Cabai merah keriting = Rp 34.972 /kg
Cabai merah besar = Rp 35.375 /kg
Cabai rawit merah = Rp 54.330 /kg
Bawang merah = Rp 34.734 /kg
Bawang putih = Rp 30.276 /kg
Gas elpiji = Rp 19.986 /tabung
Kenaikan harga minyak goreng menjadi sorotan karena merupakan salah satu kebutuhan utama rumah tangga.
Sementara itu, harga komoditas lain seperti cabai dan bawang cenderung stabil dengan perubahan tipis.
Di sisi lain, harga telur ayam ras menunjukkan sedikit penurunan, memberikan sedikit keringanan bagi konsumen.
Namun secara keseluruhan, pergerakan harga masih tergolong fluktuatif.
Perubahan harga ini dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti distribusi, biaya produksi, serta kondisi pasokan di pasar.
Kenaikan pada minyak goreng juga dapat dipicu oleh faktor bahan baku dan rantai distribusi.
Dengan adanya kenaikan pada komoditas tertentu, masyarakat diimbau untuk tetap memantau perkembangan harga dan menyesuaikan pola konsumsi. Pengawasan serta kebijakan yang tepat diperlukan guna menjaga stabilitas harga di pasaran. (iza/han)
Editor : Hany Akasah