Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Harga Plastik Kemasan Makin Ekstrim, Pedagang Es Sidoarjo Serba Salah, Dengarkan Keluhannya

Diky Putra Sansiri • Kamis, 16 April 2026 | 06:05 WIB
Lonjakan harga plastik dalam beberapa pekan terakhir membuat pedagang kecil di Sidoarjo ngos-ngosan.
Lonjakan harga plastik dalam beberapa pekan terakhir membuat pedagang kecil di Sidoarjo ngos-ngosan.

radarsurabayabisnis.id - Lonjakan harga plastik dalam beberapa pekan terakhir membuat pedagang kecil di Sidoarjo mulai kewalahan. Salah satu yang terdampak adalah pedagang es degan di kawasan Jalan Raya Betro, Kecamatan Sedati, yang kini harus memutar otak untuk tetap bertahan di tengah biaya operasional yang terus membengkak.

Kenaikan harga plastik ini bahkan terbilang ekstrem. Salah satu pedagang, Yoyok (48), mengaku lonjakan mulai terasa setelah Lebaran, namun dalam tiga pekan terakhir harganya melonjak tajam hingga menembus lebih dari 100 persen.

Baca Juga: Harga Bahan Pokok Surabaya, Gresik, Sidoarjo Fluktuatif, Daging dan Telur Turun

“Sejak tiga minggu setelah Lebaran sudah terasa naiknya. Sekarang bahkan sudah lebih dari 100 persen. Mungkin juga terdampak situasi perang di Timur Tengah,” ujarnya.

Kenaikan tersebut langsung menghantam biaya operasional harian. Harga plastik es yang sebelumnya hanya Rp4 ribu per bendel (isi 50 pcs), kini melonjak menjadi Rp9 ribu atau naik sekitar 125 persen. Tak hanya itu, tas kresek kecil juga naik dari Rp3 ribu menjadi Rp5 ribu, sementara kresek es ukuran besar ikut terdongkrak dari Rp7 ribu menjadi Rp10 ribu.

Meski biaya terus meroket, Yoyok memilih tidak menaikkan harga jual es degannya yang tetap Rp6 ribu per bungkus. Keputusan ini diambil demi menjaga pelanggan agar tidak beralih ke pedagang lain.

Baca Juga: Anggaran 5 Miliar dan Lahan 20 Hektar Disiapkan untuk Sirkuit Drag Race Herex Sidoarjo, Ini Lokasi dan Jadwal Pengerjaannya

“Kalau dinaikkan, takut pembeli berkurang. Jadi tetap dipertahankan harganya,” katanya.

Menurutnya, lonjakan harga plastik kali ini menjadi yang paling tinggi dibandingkan sebelumnya. Kondisi ini membuat pedagang kecil semakin tertekan, terutama yang bergantung pada kemasan plastik dalam aktivitas jual beli sehari-hari.

Para pedagang berharap pemerintah segera turun tangan untuk menstabilkan harga. Tanpa intervensi, kenaikan ini dikhawatirkan akan terus membebani pelaku usaha kecil.

“Harapannya ada solusi supaya harga bisa turun seperti semula, karena ini sangat memberatkan pedagang kecil,” tandasnya.

Editor : Hany Akasah
#harga plastik #plastik naik #kemasan plastik #UMKM Sidoarjo #umk