Berdasarkan data yang diperbarui pada 15 April 2026 di laman SISKAPERBAPO pukul 09.23 WIB, harga beras tercatat mengalami kenaikan tipis.
Sementara itu, harga daging dan telur justru menunjukkan tren penurunan.
Di sisi lain, komoditas susu mengalami kenaikan harga.
Baca Juga: Emas Antam Kembali Menguat, Buyback Ikut Naik di Perdagangan Hari Ini
Berikut rincian harga sembako terbaru:
Beras premium = Rp 14.912 /kg
Beras medium = Rp 12.966 /kg
Gula kristal putih = Rp 17.404 /kg
Minyak goreng curah = Rp 20.139 /kg
Minyak goreng kemasan premium = Rp 21.249 /liter
Minyak goreng kemasan sederhana = Rp 18.031 /liter
Minyak goreng Minyakita = Rp 16.202 /liter
Daging sapi paha belakang = Rp 122.473 /kg
Daging ayam ras = Rp 35.040 /kg
Daging ayam kampung = Rp 70.290 /kg
Telur ayam ras = Rp 27.126 /kg
Telur ayam kampung = Rp 44.807 /kg
Susu kental manis Bendera = Rp 12.787 /370 gr
Susu kental manis Indomilk = Rp 12.589 /370 gr
Susu bubuk Bendera = Rp 42.161 /400 gr
Susu bubuk Indomilk = Rp 41.848 /400 gr
Garam bata = Rp 1.968 /buah
Garam halus = Rp 9.278 /kg
Cabai merah keriting = Rp 34.720 /kg
Cabai merah besar = Rp 35.398 /kg
Cabai rawit merah = Rp 59.071 /kg
Bawang merah = Rp 35.519 /kg
Bawang putih = Rp 30.587 /kg
Gas elpiji = Rp 20.112 /tabung
Baca Juga: Investasi Q1 2026 Tembus Rp 497 Triliun, Serap Ratusan Ribu Tenaga Kerja Baru
Kenaikan harga beras, meski tidak signifikan, tetap menjadi perhatian karena merupakan kebutuhan utama masyarakat.
Di sisi lain, penurunan harga daging dan telur memberikan sedikit kelonggaran bagi pengeluaran rumah tangga.
Sementara itu, kenaikan harga pada komoditas susu menunjukkan adanya tekanan dari sisi biaya produksi maupun distribusi.
Adapun harga cabai masih berada di level cukup tinggi meskipun tidak mengalami lonjakan tajam.
Baca Juga: Jerome Polin Tutup Bisnis Menantea Usai Rugi Rp 38 M, Ini Pelajaran Mahal bagi UMKM
Fluktuasi harga sembako ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti biaya produksi, distribusi, kebijakan pemerintah, serta kondisi cuaca yang berdampak pada pasokan di pasar.
Dengan kondisi harga yang terus bergerak, masyarakat diimbau untuk tetap memantau perkembangan harga dan menyesuaikan pola belanja.
Pengawasan serta kebijakan yang tepat juga diperlukan guna menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat. (iza/han)