Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Update Harga Bahan Pokok di Surabaya, Gresik, Sidoarjo: Relatif Stabil

Hany Akasah • Selasa, 14 April 2026 | 12:50 WIB
ILUSTRASI: Bahan pokok di Surabaya, Gresik, dan SIdoarjo yang relatif stabil
ILUSTRASI: Bahan pokok di Surabaya, Gresik, dan SIdoarjo yang relatif stabil

RADAR SURABAYA BISNIS - Pergerakan harga bahan pokok atau sembako di wilayah Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo terpantau stabil. 

Meski demikian, sejumlah komoditas masih menunjukkan perubahan tipis yang mencerminkan kondisi pasar yang fluktuatif.

Kondisi ini memberikan sedikit kepastian bagi masyarakat dalam mengatur pengeluaran harian, meskipun tetap perlu waspada terhadap kemungkinan perubahan harga yang sewaktu-waktu dapat terjadi.

Berikut rincian harga sembako terbaru:

Baca Juga: Penerima Bansos PKH Bakal Jadi Karyawan Kopdes Merah Putih, Begini Skemanya!

Beras premium = Rp 14.868 /kg
Beras medium = Rp 12.927 /kg
Gula kristal putih = Rp 17.342 /kg
Minyak goreng curah = Rp 20.163 /kg
Minyak goreng kemasan premium = Rp 20.986 /liter
Minyak goreng kemasan sederhana = Rp 17.942 /liter
Minyak goreng Minyakita = Rp 16.151 /liter
Daging sapi paha belakang = Rp 123.993 /kg
Daging ayam ras = Rp 35.422 /kg
Daging ayam kampung = Rp 70.833 /kg
Telur ayam ras = Rp 27.154 /kg
Telur ayam kampung = Rp 46.507 /kg
Susu kental manis Bendera = Rp 12.445 /370 gr
Susu kental manis Indomilk = Rp 12.379 /370 gr
Susu bubuk Bendera = Rp 41.624 /400 gr
Susu bubuk Indomilk = Rp 40.692 /400 gr
Garam bata = Rp 1.778 /buah
Garam halus = Rp 9.344 /kg
Cabai merah keriting = Rp 33.574 /kg
Cabai merah besar = Rp 34.997 /kg
Cabai rawit merah = Rp 59.608 /kg
Bawang merah = Rp 35.586 /kg
Bawang putih = Rp 30.485 /kg
Gas elpiji = Rp 19.949 /tabung

Secara umum, harga sejumlah komoditas seperti beras, minyak goreng, dan telur cenderung stabil dengan perubahan yang tidak signifikan.

Sementara itu, harga cabai masih berada di level cukup tinggi meskipun tidak mengalami lonjakan tajam.

Baca Juga: Ratusan Ribu Warga Surabaya Terancam Kehilangan Akses BPJS hingga Layanan Publik, Ini Penyebabnya

Fluktuasi harga ini dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti distribusi, biaya produksi, serta kondisi cuaca yang memengaruhi pasokan, khususnya untuk komoditas hortikultura.

Perbedaan harga antar pasar juga masih mungkin terjadi, tergantung pada ketersediaan barang dan jalur distribusi di masing-masing wilayah. Oleh karena itu, masyarakat tetap disarankan untuk memantau perkembangan harga secara berkala.

Dengan kondisi yang relatif stabil namun tetap fluktuatif, pengawasan pasar serta kebijakan yang tepat diperlukan untuk menjaga keseimbangan harga dan daya beli masyarakat. (iza/han)

Editor : Hany Akasah
#pasar #surabaya #sidoarjo #gresik #sembako