RADAR SURABAYA BISNIS – Indonesia kini resmi mengukuhkan dominasinya sebagai produsen terbesar di dunia untuk salah satu komoditas buah tropis unggulan.
Dengan volume produksi yang melampaui 3,2 juta ton per tahun, hasil bumi Nusantara ini tidak hanya merajai pasar konsumsi, tetapi kini mulai dilirik industri kesehatan global sebagai bahan baku utama obat alami asam urat.
Posisi Indonesia yang berhasil mengungguli pesaing dari Asia hingga Amerika Latin menunjukkan kekuatan sektor hortikultura nasional yang luar biasa.
Baca Juga: KPK Serahkan Aset Rampasan Rp 3,88 Miliar ke Kementerian PU untuk Proyek Jalan Tol
Guru Besar Fakultas Kedokteran dan Gizi IPB University, Prof. Ahmad Sulaeman, mengungkapkan bahwa komoditas dengan nama latin Ananas comosus ini menyimpan keunggulan medis yang jarang disadari secara luas.
Menurutnya, buah ini mengandung enzim bromelin yang memiliki sifat antiinflamasi kuat. Kandungan inilah yang berperan vital dalam meredakan peradangan sendi dan mempercepat pemulihan bagi penderita gangguan asam urat.
Selain itu, tingginya vitamin C dan kadar air di dalamnya membantu proses detoksifikasi asam urat melalui urin secara alami.
Baca Juga: Penjualan Mobil Listrik RI Melonjak, Tembus 33 Ribu Unit di Kuartal I-2026
Secara bisnis, tren ini membuka celah ekspor yang sangat menjanjikan. Dengan meningkatnya kesadaran global terhadap pengobatan herbal, produk turunan dari komoditas ini—baik dalam bentuk ekstrak maupun olahan—berpotensi menjadi motor penggerak ekonomi baru bagi petani dan pelaku usaha di Indonesia.
Baca Juga: Fenomena Job Hugging, Ketika Pekerja Memilih Bertahan di Tengah Ketidakpastian Ekonomi
Editor : Hany Akasah