Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Industri Tertekan Geopolitik Global, Ini Cara Pemerintah Bendung Dampak Kenaikan Harga Plastik

Hany Akasah • Minggu, 12 April 2026 | 12:21 WIB
ILUSTRASI: Toko yang Menjual Berbagai Macam Plastik yang Merasakan Kenaikan Harga.
ILUSTRASI: Toko yang Menjual Berbagai Macam Plastik yang Merasakan Kenaikan Harga.

RADAR SURABAYA BISNIS – Pemerintah Indonesia mulai bergerak cepat mengantisipasi dampak ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah yang mulai menekan harga bahan baku industri, khususnya plastik. 

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan bahwa pemerintah tengah menyusun strategi mitigasi guna menjaga stabilitas harga dan melindungi sektor industri nasional.

Prasetyo menjelaskan bahwa lonjakan harga bahan baku plastik tidak terlepas dari dinamika rantai pasok global yang terganggu akibat konflik internasional. 

Baca Juga: Harga Bahan Pokok Fluktuatif, Telur Turun di Surabaya, Gresik, Sidoarjo

Sebagai langkah awal, pemerintah melakukan koordinasi lintas kementerian untuk memastikan respons kebijakan yang terintegrasi.

“Kami pemerintah terus menerus setiap hari memonitor seluruh komoditas yang terkena dampak terhadap kenaikan-kenaikan harga di dunia,” ujar Prasetyo saat memberikan keterangan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

Dalam upaya menjaga stabilitas ekonomi, Mensesneg mengungkapkan telah berkoordinasi dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Perindustrian. 

Baca Juga: Menkeu Purbaya Beri Ultimatum, Produsen Rokok Ilegal Wajib Jadi Legal Paling Lambat Mei 2026

Fokus utama saat ini adalah mencari solusi atas tekanan harga dan memastikan pasokan energi serta bahan baku industri tetap terjaga.

Salah satu langkah konkret yang disiapkan adalah membuka peluang pencarian sumber pasokan baru jika diperlukan. Hal ini dilakukan untuk mengurangi ketergantungan pada wilayah-wilayah yang tengah dilanda konflik.

Meski demikian, Prasetyo menekankan bahwa upaya ini tidak bisa membuahkan hasil secara instan. Penyesuaian dalam perdagangan internasional dan rantai pasok global membutuhkan waktu yang cukup.

Baca Juga: Harga Emas Antam Stabil di Akhir Pekan, Buyback Juga Tak Bergerak

"Cara menyelesaikannya itu kan juga tidak serta-merta mudah ya. Contoh misalnya, memastikan pasokan minyak kita, itu kan butuh waktu," tambahnya.

Pemerintah berkomitmen untuk terus memantau pergerakan harga komoditas dunia demi melindungi masyarakat dan pelaku usaha dalam negeri dari hantaman ketidakpastian ekonomi global.

Baca Juga: Waspada Pencurian Kuota, Pertamina Minta Konsumen Segera Reset Barcode BBM Subsidi

Editor : Hany Akasah
#bahan bakar #mitigasi #konflik #plastik #pemerintah