Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Update Harga Sembako Surabaya, Gresik, Sidoarjo Hari Ini, Ini Rinciannya

Hany Akasah • Rabu, 8 April 2026 | 09:53 WIB
ILUSTRASI: Kebutuhan bahan pokok yang menjadi perhatian masyarakat akibat perubahan harga
ILUSTRASI: Kebutuhan bahan pokok yang menjadi perhatian masyarakat akibat perubahan harga

RADAR SURABAYA BISNIS - Kebutuhan bahan pokok atau sembako kembali menjadi sorotan masyarakat di wilayah Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo.

Perubahan harga yang terjadi hampir setiap hari membuat masyarakat harus lebih cermat dalam mengatur pengeluaran, terutama untuk kebutuhan dapur.

Dalam beberapa waktu terakhir, harga sejumlah komoditas terpantau masih berada di level yang cukup tinggi, khususnya pada kelompok cabai dan daging.

Kondisi ini tidak hanya dirasakan oleh konsumen rumah tangga, tetapi juga pelaku usaha kecil seperti warung makan dan pedagang kaki lima.

Baca Juga: Tren Positif Berlanjut, Harga Emas Antam dan Buyback Kompak Naik Signifikan

Berikut rincian harga sembako Rabu (8/4/2026) di wilayah Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo:

Beras premium = Rp 14.850 /kg
Beras medium = Rp 12.890 /kg
Gula kristal putih = Rp 17.300 /kg
Minyak goreng curah = Rp 20.021 /kg
Minyak goreng kemasan premium = Rp 21.146 /liter
Minyak goreng kemasan sederhana = Rp 17.831 /liter
Minyak goreng Minyakita = Rp 16.272 /liter
Daging sapi paha belakang = Rp 123.469 /kg
Daging ayam ras = Rp 36.598 /kg
Daging ayam kampung = Rp 68.517 /kg
Telur ayam ras = Rp 27.762 /kg
Telur ayam kampung = Rp 46.046 /kg
Susu kental manis Bendera = Rp 12.522 /370 gr
Susu kental manis Indomilk = Rp 12.529 /370 gr
Susu bubuk Bendera = Rp 41.383 /400 gr
Susu bubuk Indomilk = Rp 40.572 /400 gr
Garam bata = Rp 1.956 /buah
Garam halus = Rp 9.118 /kg
Cabai merah keriting = Rp 32.660 /kg
Cabai merah besar = Rp 32.372 /kg
Cabai rawit merah = Rp 64.398 /kg
Bawang merah = Rp 36.777 /kg
Bawang putih = Rp 31.012 /kg
Gas elpiji = Rp 20.587 /tabung

Baca Juga: Indonesia Siap Gaspol B50 Juli 2026, Uji Coba di Sektor Tambang Berhasil Melampaui 900 Jam

Dari data tersebut, cabai rawit merah masih menjadi komoditas dengan harga paling tinggi di antara jenis cabai lainnya.

Selain itu, harga daging sapi juga masih berada di kisaran tinggi, yang berpotensi memengaruhi daya beli masyarakat.

Fluktuasi harga sembako ini dipengaruhi oleh berbagai faktor.

Mulai dari kenaikan biaya produksi, distribusi barang, hingga kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan pangan.

Selain itu, nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing juga turut memengaruhi harga bahan baku impor.

Faktor cuaca juga menjadi salah satu penyebab utama naik turunnya harga, terutama untuk komoditas hortikultura seperti cabai dan bawang.

Curah hujan yang tinggi dapat mengganggu proses panen dan distribusi, sehingga pasokan di pasar menjadi terbatas dan harga pun meningkat.

Di sisi lain, perbedaan harga antar pasar juga kerap terjadi.

Baca Juga: Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa Pastikan Pajak Toko Online Berlaku Pertengahan 2026

Hal ini dipengaruhi oleh lokasi distribusi, ketersediaan stok, serta biaya operasional masing-masing pedagang.

Oleh karena itu, masyarakat sering menemukan harga yang berbeda meskipun masih berada dalam satu wilayah.

Melihat kondisi ini, pengawasan harga serta kebijakan yang tepat dari pemerintah menjadi hal penting untuk menjaga stabilitas pasar.

Upaya menjaga keseimbangan antara pasokan dan permintaan diharapkan dapat menekan lonjakan harga serta menjaga daya beli masyarakat tetap stabil. (iza/han)

Editor : Hany Akasah
#ekonomi #pangan #harga #pasar #sembako