RADAR SURABAYA BISNIS – Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia asal Jawa Timur, Lia Istifhama, melakukan kunjungan dan silaturahmi strategis dengan jajaran pengurus Majelis Ulama Indonesia Provinsi Jawa Timur, Rabu (18/03/2026), di Gedung MUI Jawa Timur.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi antara lembaga negara dan otoritas keagamaan dalam merespons dinamika geopolitik global yang kian kompleks, khususnya konflik di kawasan Timur Tengah yang berpotensi memengaruhi stabilitas sosial dan keagamaan di Indonesia.
Dalam pertemuan tersebut, Lia Istifhama menegaskan bahwa Indonesia sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia memiliki tanggung jawab moral dan strategis dalam menjaga harmoni sosial di tengah derasnya arus informasi global yang kerap memicu polarisasi.
“Dinamika global tidak bisa kita pandang sebagai isu yang jauh. Dampaknya sangat nyata, termasuk pada cara pandang masyarakat, relasi sosial, hingga stabilitas nasional. Karena itu, sinergi antara negara dan ulama menjadi sangat penting,” ujar Lia.
Baca Juga: Tarif AS Turun ke 19 Persen, DPD RI Lia Istifhama Dorong Kebijakan Turunan Agar Investasi Terkendali
Dialog berlangsung secara konstruktif dengan membahas berbagai isu strategis, termasuk eskalasi konflik internasional yang melibatkan kekuatan global. Dalam forum tersebut, pihak MUI Jawa Timur menyampaikan keprihatinan mendalam atas meningkatnya ketegangan geopolitik yang dinilai berpotensi memperluas instabilitas kawasan dan memengaruhi persepsi umat Islam secara global.
Selain itu, MUI juga menekankan pentingnya menjaga persatuan umat di Indonesia dengan tidak terjebak pada narasi sektarian yang dapat memicu konflik horizontal. Dalam konteks ini, penguatan moderasi beragama dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga keutuhan bangsa.
Baca Juga: Senator Jatim Lia Istifhama Kunjungi Festival Ramadan Gresik, Apresiasi Mampu Dongkrak UMKM
Menanggapi hal tersebut, Lia Istifhama menyampaikan komitmennya untuk mendorong kebijakan yang tidak hanya responsif, tetapi juga antisipatif terhadap dampak konflik global. Ia juga menekankan pentingnya peran Indonesia dalam diplomasi perdamaian internasional, sejalan dengan amanat konstitusi.
“Indonesia harus terus hadir sebagai bagian dari solusi perdamaian dunia. Di saat yang sama, kita juga harus memperkuat ketahanan sosial di dalam negeri melalui pendekatan yang inklusif dan berbasis nilai kebangsaan,” tegasnya.
Baca Juga: Serap Aspirasi UMKM Surabaya, DPD RI Lia Istfhama Temukan Kendala Akses KUR Akibat SLIK OJK
Kegiatan ini menghasilkan sejumlah capaian penting, di antaranya terbangunnya dialog strategis antara DPD RI dan MUI Jawa Timur, serta teridentifikasinya isu-isu krusial yang berpotensi memengaruhi stabilitas nasional. Selain itu, pertemuan ini juga menjadi dasar dalam penyusunan rekomendasi kebijakan yang mengintegrasikan perspektif keagamaan dan kebangsaan.
Sebagai tindak lanjut, Lia Istifhama akan mendorong koordinasi lintas kementerian dan lembaga, memperkuat forum komunikasi berkelanjutan dengan MUI, serta menginisiasi kajian akademik terkait dampak konflik global terhadap kondisi sosial-keagamaan di Indonesia.
Baca Juga: Senator Jatim Lia Istifhama Dorong Gerakkan Ekonomi Lokal Kota Surabaya Lewat Urban Farming
Kegiatan ini menegaskan bahwa kolaborasi antara negara dan lembaga keagamaan merupakan elemen penting dalam menjaga stabilitas nasional di tengah dinamika global. Dengan pendekatan yang sinergis dan berkelanjutan, diharapkan Indonesia mampu tetap kokoh sebagai bangsa yang damai, inklusif, dan berdaya tahan tinggi.
Editor : Hany AkasahSumber : radar surabaya bisnis