Baca Juga: BGN Hentikan 9 SPPG di Gresik Usai Sajikan Kelapa Utuh ke Siswa Penerima MBG
"Ini menunjukkan bahwa industri modest fashion memiliki prospek pasar yang sangat besar dan harus terus berkembang untuk memperkuat peran Indonesia sebagai produsen sekaligus pusat tren dunia," ujar Agus Gumiwang dalam keterangan resminya.
Data kementerian menunjukkan performa ekspor yang impresif. Pada tahun 2023, nilai ekspor modest fashion Indonesia ke negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) mencapai 990 juta dolar AS.
Capaian ini menandai kenaikan sebesar 83 persen dibandingkan tahun 2022 yang berada di angka 540 juta dolar AS. Saat ini, Indonesia menempati urutan ketujuh eksportir terbesar ke negara OKI.
Baca Juga: Senator Jatim Lia Istifhama Kunjungi Festival Ramadan Gresik, Apresiasi Mampu Dongkrak UMKM
Senada dengan Menperin, Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Reni Yanita, mengungkapkan bahwa sektor ini memiliki potensi sebagai penyerap tenaga kerja yang besar.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024 mencatat terdapat 594 ribu industri kecil pakaian jadi dengan serapan tenaga kerja mencapai 1,2 juta orang.
Reni menambahkan, modest fashion kini telah berevolusi menjadi tren global yang inklusif, melampaui batasan agama dan etnis. Kreativitas desainer lokal dan kekayaan budaya nusantara menjadi modal utama bagi Indonesia untuk bersaing di kancah internasional.
Editor : Hany Akasah