Pasar Murah Surabaya Ludes Diserbu Warga, Ini Komoditas Paling Diburu Emak-emak
Hany Akasah• Jumat, 13 Maret 2026 | 16:04 WIB
Pemkot Surabaya terus menggencarkan Gerakan Pasar Murah (GPM) dan pasar murah serentak di 31 kecamatan guna menjaga stabilitas harga pangan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijria
radarsurabayabisnis.id - Pasar murah Surabaya diserbu warga jelang Lebaran. Antusiasme masyarakat membuat sejumlah bahan pokok seperti cabai, telur, bawang merah, dan bawang putih ludes lebih cepat dari jadwal.
Program Gerakan Pasar Murah (GPM) yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya di 31 kecamatan ini bertujuan menjaga stabilitas harga pangan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Memasuki hari ketiga pelaksanaan pada Jumat (13/3), Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi turun langsung meninjau kegiatan tersebut untuk memastikan distribusi logistik berjalan lancar.
Eri Cahyadi Tinjau Langsung Pasar Murah
Didampingi Ketua TP-PKK Kota Surabaya, Rini Indriyani, Wali Kota Eri mengunjungi Balai RW 5 Lempung, Kecamatan Sambikerep.
Dalam kunjungan tersebut, Eri melihat langsung tingginya antusiasme warga yang datang untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih murah.
Ia menjelaskan bahwa meskipun stok telah dipersiapkan untuk empat hari kegiatan, lonjakan permintaan warga membuat sejumlah komoditas habis pada hari ketiga.
“Alhamdulillah pasar murah ini sudah berjalan hingga hari ketiga. Memang ada beberapa stok yang habis karena antusiasme warga sangat tinggi. Kami sudah berkoordinasi dengan Bulog untuk menambah pasokan,” kata Eri Cahyadi.
Cabai, Telur, dan Bawang Jadi Komoditas Paling Diburu
Menurut Eri, komoditas yang paling cepat habis dalam pasar murah ini antara lain:
Cabai
Telur
Bawang merah
Bawang putih
Sementara untuk beras, ia memastikan stok di gudang Bulog masih sangat mencukupi sehingga masyarakat tidak perlu khawatir.
Pemkot Surabaya berharap pasar murah ini dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sekaligus menjaga stabilitas harga pangan menjelang Lebaran.
Pemkot Surabaya Bagikan Sembako Gratis untuk Warga Miskin
Selain pasar murah, Pemkot Surabaya juga membagikan paket sembako gratis kepada masyarakat kategori desil 1 atau warga kurang mampu.
Sebanyak 100 paket sembako diserahkan secara simbolis kepada warga di lokasi kegiatan.
Eri mengatakan, Ramadan merupakan momentum untuk saling berbagi, terutama kepada warga yang membutuhkan.
“Kami ingin warga yang berada di desil 1 juga bisa merasakan kebahagiaan menyambut Lebaran bersama keluarga,” ujarnya.
Warga Mengaku Sangat Terbantu
Program pasar murah ini mendapat sambutan positif dari masyarakat.
Salah satunya Dwi Indarti (38), warga Lempung Perdana, yang mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah di tengah kenaikan harga bahan pokok menjelang Lebaran.
“Senang sekali, Alhamdulillah. Ini sangat membantu kebutuhan sehari-hari. Saya diberi tahu Pak RT, isinya lumayan banyak dan sangat meringankan beban keluarga,” ujarnya.
Sebagai informasi, Gerakan Pasar Murah dan pasar murah serentak di Surabaya dijadwalkan berlangsung hingga Sabtu (14/3) di berbagai kecamatan. Program ini diharapkan mampu membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau menjelang Lebaran.