Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Terapkan Penggunaan AI untuk Perkuat Digitalisasi Pendidikan, Belajar Mandiri Jadi Lebih Mudah

Nofilawati Anisa • Rabu, 4 Maret 2026 | 04:43 WIB

 

Fernando Uffie
Fernando Uffie

RADAR SURABAYA BISNIS - Seiring dengan perkembangan zaman dan teknologi serta menyesuaikan dengan kebutuhan generasi saat ini, perusahaan penyedia solusi pendidikan berbasis teknologi Kelas Pintar melakukan beberapa pembaruan pada platform pendidikannya.

Founder dan CEO Kelas Pintar, Fernando Uffie mengatakan, pembaruan ini bertujuan untuk menghadirkan pendidikan berbasis digital yang menyesuaikan kebutuhan zaman dan generasi peserta didik.

"Kami selalu berkomitmen untuk terus berpartisipasi aktif dalam memberikan solusi pendidikan berbasis teknologi bagi pendidikan Indonesia. Salah satunya dengan terus berinovasi dan menghadirkan teknologi terkini sebagai wujud komitmen kami,” katanya, Selasa (3/3).

Ia melanjutkan, inovasi ini bertujuan untuk mengikuti perkembangan zaman dan juga menjawab tantangan generasi peserta didik di Indonesia.

Salah satu pembaruan yang dilakukan yakni dengan menerapkan penggunaan Artificial Intelligence (AI) pada platform Kelas Pintar.

Penggunaan AI Kelas Pintar ini guna mendukung kegiatan belajar mengajar, membantu penyelenggaraan asesmen, dan juga mendukung belajar mandiri murid menjadi lebih mudah, lebih cepat, dan lebih pintar.

"Tentu kita melihat dan merasakan sendiri bagaimana AI begitu berpengaruh dalam kehidupan sehari-hari,” lanjutnya.

“Kami menganggap ini sebagai sebuah tantangan sekaligus solusi bagi dunia pendidikan,” sambungnya.

Lewat pembaruan ini, kata Uffie, mereka berharap kedepannya para pengguna merasakan kemudahan untuk melakukan seluruh kegiatan pembelajaran di platform Kelas Pintar.

Lebih jauh Uffoe menjelaskan, pemanfaatan AI di platform Kelas Pintar diwujudkan melalui berbagai fitur pendukung pembelajaran yang dapat digunakan oleh guru dan murid untuk mengoptimalkan proses pembelajaran.

Guna mendukung kegiatan belajar mengajar di kelas, Kelas Pintar menyediakan Classroom Activity Generato.

“Yakni fitur AI yang dapat membantu guru dalam membuat kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan tempat dan alat yang tersedia,” ujarnya.

Guru dapat memanfaatkan fitur ini untuk mendapatkan ide pembelajaran yang interaktif, memudahkan penerapan pembelajaran kolaboratif, serta menghadirkan diferensiasi tugas berdasarkan kemampuan murid.

Selanjutnya, untuk membantu penyelenggaraan asesmen, Kelas Pintar menghadirkan fitur AI yang dapat digunakan guru mulai dari persiapan hingga penilaian asesmen murid.

“Fitur Objective to Subjective merupakan fitur yang dapat membantu guru melakukan perubahan dari soal pilihan ganda menjadi soal uraian secara otomatis,” jelasnya.

Otomatisasi perubahan soal ini membantu guru dalam efisiensi waktu persiapan serta meningkatkan variasi bentuk evaluasi yang diadakan di kelas.

“Tak hanya itu, Kelas Pintar menyediakan fitur Subjective Paper Evaluation yang dapat digunakan guru untuk memeriksa hasil pengerjaan asesmen murid untuk soal uraian secara otomatis,” jelas Uffie.

Sedangkan untuk mendukung belajar mandiri murid, Kelas Pintar kini memiliki fitur AI yakni Instant Doubt Solver.

Murid dapat mengajukan pertanyaan terkait materi pelajaran, tugas, atau latihan soal yang belum dipahami pada fitur ini.

"Kami masih terus mengembangkan fitur-fitur AI. Harapannya, semakin banyak fitur AI di platform Kelas Pintar yang akan membantu digitalisasi pendidikan sekaligus membuat pengalaman belajar yang lebih baik dan berkualitas," tambah Uffie. (ara/opi)

Editor : Nofilawati Anisa
#peserta didik #Kelas Pintar #teknologi digital #Artificial Intelligence (AI) #belajar mandiri #Fernando Uffie #platform