RADAR SURABAYA BISNIS – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui transformasi besar-besaran pada ekosistem koperasi.
Pemerintah berencana membangun infrastruktur strategis berupa pelabuhan dan bandara khusus untuk mendukung ekspor produk-produk dari Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Dalam arahannya di acara Indonesia Economic Outlook (IEO) 2026, Presiden mengungkapkan bahwa pembangunan ekosistem Koperasi Merah Putih telah memasuki tahap kesiapan yang signifikan.
Sebanyak 30.000 unit koperasi tengah dipersiapkan untuk menjadi fondasi baru rantai pasok nasional.
"Kita akan permudah regulasi agar daerah-daerah yang memiliki potensi unggulan dapat melakukan ekspor secara mandiri. Kita akan buka pelabuhan-pelabuhan, lapangan terbang boleh ekspor langsung," ujar Presiden Prabowo di Wisma Danantara, Jakarta.
Memutus Rantai Distribusi dan Peran Tengkulak
Langkah ini dirancang untuk memangkas hambatan logistik dan memutus ketergantungan petani, peternak, serta nelayan terhadap perantara atau tengkulak.
Setiap unit koperasi nantinya akan dilengkapi dengan fasilitas gudang, pendingin (cold storage), hingga gerai distribusi.
Selain fokus pada ekspor, Koperasi Merah Putih juga akan berfungsi sebagai pusat layanan sosial-ekonomi.
Presiden berencana menghadirkan apotek desa murah dengan obat generik serta fasilitas super micro financing untuk memberantas praktik rentenir yang selama ini menjerat pelaku usaha ultra-mikro.
Efisiensi Fiskal untuk Program Prioritas
Presiden menjelaskan bahwa pendanaan program ini berasal dari optimalisasi Dana Desa serta penghematan anggaran negara.
Pada tahun pertama pemerintahannya, pemerintah berhasil melakukan efisiensi fiskal lebih dari Rp308 triliun dengan mengalihkan belanja tidak produktif ke program berdampak langsung seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan penguatan koperasi.
"Kita terbuka untuk investasi dari mana pun, dan kita yakin bahwa kita akan bangkit dengan sangat meyakinkan. Yang besar, menengah, yang kecil, semuanya bekerja sama dalam visi 'Indonesia Incorporated'," pungkasnya.
Dengan integrasi infrastruktur dan kemudahan regulasi, Koperasi Merah Putih diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi yang mampu menembus pasar internasional sekaligus menyejahterakan produsen di akar rumput.
Editor : Hany Akasah