RADAR SURABAYA BISNIS – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) melalui Direktorat Imunisasi, Direktorat Jenderal Penanggulangan Penyakit, resmi mengumumkan pembukaan rekrutmen Tenaga Digitalisasi Pencatatan dan Pelaporan Program Imunisasi untuk tahun anggaran 2026.
Langkah strategis ini diambil guna memperkuat infrastruktur data dan mempercepat transformasi digital di sektor kesehatan nasional.
Kebutuhan Talenta Digital Spesialis
Dalam pengumuman resminya, Kemenkes mencari 11 kategori tenaga ahli yang akan mengisi posisi-posisi krusial di bidang teknologi informasi dan manajemen data.
Adapun formasi yang dibuka mencakup spektrum luas dalam pengembangan perangkat lunak dan analisis data, antara lain:
1. Data & Analytics: Data Manager, Data Engineering, dan Data Analysis.
2. Management & Strategy: Product Manager dan Operation Analyst.
3. Development & Engineering: Engineering Manager, Mobile Engineer, dan Backend Engineer.
4. System & Quality: System Analyst, QA/QC, serta Technical Writer.
Setiap posisi memiliki kualifikasi teknis yang spesifik, mulai dari penguasaan bahasa pemrograman seperti Python dan SQL hingga pemahaman mendalam mengenai keamanan data dan kepatuhan privasi seperti GDPR.
Secara umum, kandidat diwajibkan sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) dan memiliki kemampuan bekerja sama dalam tim yang kuat.
Kemenkes menegaskan bahwa seluruh proses rekrutmen ini dilakukan secara transparan dan tidak dipungut biaya apapun.
Masyarakat diimbau untuk waspada terhadap segala bentuk penipuan yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu.
Jadwal dan Mekanisme Seleksi
Berdasarkan jadwal yang dirilis, pendaftaran telah dibuka hingga batas akhir 14 Februari 2026 melalui tautan resmi Kemenkes. Tahapan seleksi selanjutnya meliputi:
- Seleksi Administrasi: 18-19 Februari 2026.
- Seleksi Kompetensi: 23 Februari 2026.
- Seleksi Wawancara: 25-26 Februari 2026.
- Pengumuman Akhir: 27 Februari 2026.
Informasi lebih lanjut mengenai hasil seleksi dan pengumuman setiap tahapan dapat diakses secara berkala melalui laman resmi https://kemkes.go.id.
Editor : Hany Akasah