Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

PT Bukit Asam Tambah Fasilitas untuk Kejar Produksi 100 Juta Ton Batu Bara

Nofilawati Anisa • Minggu, 15 Februari 2026 | 10:52 WIB
ISTINFRASTRUKTUR: Fasilitas Coal Handling Facility (CHF) dan Train Loading Station (TLS) 6-7 pada jalur angkutan batu bara relasi Tanjung Enim-Kramasan milik PTBA.
ISTINFRASTRUKTUR: Fasilitas Coal Handling Facility (CHF) dan Train Loading Station (TLS) 6-7 pada jalur angkutan batu bara relasi Tanjung Enim-Kramasan milik PTBA.

RADAR SURABAYA BISNIS - Mind ID melalui PT Bukit Asam Tbk (PTBA), terus mendorong peningkatan kapasitas produksi batu bara yang menjadi salah satu penopang utama bauran energi nasional.

PTBA saat ini memiliki kapasitas produksi sebesar 43 juta ton per tahun. Mereka menargetkan peningkatan kapasitas hingga mencapai 100 juta ton per tahun dalam tiga hingga empat tahun ke depan.

Direktur Strategi Hilirisasi dan Ekosistem Mineral Mind ID, Tedy Badrujaman menegaskan, sebagian besar produksi diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

Dimana sekitar 52 persen produksi untuk mencukupi kebutuhan listrik domestik.

“Ke depan, permintaan batu bara domestik diperkirakan masih akan terus meningkat seiring dengan pertumbuhan kebutuhan listrik, ekspansi industri manufaktur, serta pengembangan hilirisasi di dalam negeri,” ungkap Tedy dikutip, Minggu (15/2/2026).

Untuk memastikan kelancaran pasokan tersebut, PTBA memulai pembangunan fasilitas Coal Handling Facility (CHF) dan Train Loading Station (TLS) 6-7 pada jalur angkutan batu bara relasi Tanjung Enim-Kramasan.

Fasilitas ini akan menambah kapasitas angkutan hingga 20 juta ton per tahun.

Hingga periode 31 Januari, progres pembangunan CHF dan TLS 6-7 mencapai 80,81 persen.

Untuk memastikan penyelesaian proyek, PTBA telah memperoleh fasilitas pendanaan sebesar Rp 3,56 triliun dari tiga bank Himbara (Himpunan Bank Negara).

“Kedaulatan energi merupakan kebutuhan strategis bagi Indonesia sebagai negara yang memiliki sumber daya energi yang besar,” sambungnya.

Ia menyebut, Mind ID sebagai salah satu pengelola cadangan batu bara nasional konsisten mendukung agenda ketahanan energi nasional melalui penyediaan pasokan batu bara yang andal dan berkelanjutan.

“Proyek ini merupakan fondasi penting bagi ketahanan energi nasional, dan kami akan mengawal penyelesaiannya sesuai dengan rencana,” kata Tedy.

Tedy menambahkan, melalui pilar strategis optimalisasi logistik, PTBA akan terus didorong untuk melakukan peningkatan kapasitas angkutan sebagai prioritas utama.

“Kami berharap melalui proyek ini kapasitas angkutan batu bara PTBA dapat meningkat, sehingga perusahaan semakin mampu memperkuat kontribusinya dalam menjaga ketahanan energi nasional,” jelasnya. (nis/opi)

Editor : Nofilawati Anisa
#kebutuhan listrik domestik #Bauran Energi Nasional #ekspansi industri manufaktur #batu bara #pt bukit asam tbk #MIND ID #Tedy Badrujaman