RADAR SURABAYA BISNIS – Artificial intelligence (AI) berkembang sangat pesat hingga mengubah sejumlah aspek kehidupan.
Potensi adopsi AI tidak hanya dalam hal penggunaan harian, namun juga memberikan dampak dalam menciptakan nilai bisnis yang menjanjikan.
Consumer Business Development Manager AMD Indonesia, Armawati Cen mengatakan, perkembangan AI melesat sejak Chat GBT dirilis.
Jika di tahun 2022 ada sekitar 1 juta pengguna AI maka tiga tahun berikutnya jumlahnya menjadi 1 miliar pengguna.
“Beberapa tahun ke depan jumlahnya akan menjadi lima miliar pengguna,” ungkap Armawati di sela acara AMD Forward: The AI Era di Surabaya, Rabu (11/2/2026).
Lebih jauh ia menjelaskan, keberhasilan adopsi teknologi AI juga perlu adanya kesadaran pengguna akan pentingnya literasi AI yang mencakup faktor keamanan data, cara kerja fitur AI, manfaat hingga resiko.
“Untuk mengedukasi bagaimana AI berperan penting dalam era digitalisasi dan bagaimana implementasi teknologi AI pada perangkat yang tepat, AMD insentif menggelar edukasi perkembangan teknologi fitur-fitur AI terbaru dari AMD,” ungkapnya.
Lebih jauh ia menjelaskan, inovasi teknologi AI pada hardware dan sofware merupakan bagian mendasar dari pengalaman PC, baik secara lokal di perangkat maupun melalui cloud.
“Bahkan dapat dipersonalisasikan sesuai kebutuhan pengguna baik itu kreator, profesional di bidang enterprise, gamer bahkan wirausaha start-up sekalipun,” jelasnya.
Lebih jauh ie menjelaskan, perkembangan AI mendorong AMD terus berinovasi dengan menghadirkan teknologi CPU, GPU, dan NPU terbaik ke dalam AMD Ryzen AI dengan efisiensi daya terdepan.
“Perpaduan kekuatan dan kinerja dalam AMD Ryzen AI mentransformasi ruang PC mobile. AMD Ryzen AI dengan fitur AI-nya juga menawarkan lebih banyak pengalaman dengan cara yang belum pernah terjadi sebelumnya,” jelasnya.
Fitur AI yang tersemat menghadirkan performa dan efisiensi daya yang menambah pengalaman pengguna real-time sehingga lebih kaya dalam kolaborasi video, kreasi konten, produktivitas, game, perlindungan keamanan hingga penggunaan hybrid.
Armawati menyebut teknologi cerdas AMD Ryzen AI menjadikan CPU dan GPU terbebas dari segala beban kerja AI untuk mengerjakan aktivitas komputasi lainnya.
“Tak hanya itu, komputasi pemrosesan AI pada CPU atau GPU berteknologi prosesor AMD Ryzen memungkinkan perkerjaan AI dilakukan secara lokal pada perangkat pribadi tanpa memerlukan koneksi ke server yang menjalankan AI,” jelasnya.
Armawati mengatakan, AMD ingin semakin mendekatkan diri kepada para pengguna.
Salah satunya dengan memberikan edukasi bagaimana pengguna dapat meningkatkan produktivitas dengan fitur teknologi AI yang tersemat dalam prosesor AMD Ryzen AI terbaru.
“Perpaduan inovasi, teknologi dan keunggulan fitur AI memberikan pengalaman kinerja produktivitas yang lebih handal, efisien, dan aman dan juga memberikan pengalaman gaming yang lebih imersif,” tegasnya.
Armawati menegaskan, AMD ingin membangun ekosistem AI yang tepat.
Tujuannya agar teknologi AMD bisa berjalan maksimal sehingga masyarakat lebih cerdas menggunakannya.
Ia melanjutkan, prosesor AMD Ryzen AI 300 Series dibangun di atas arsitektur Zen 5 yang memberikan performa komputasi tinggi pada notebook premium tipis dan ringan.
Sekaligus fitur-fitur teknologi terbaru di dalamnya yang dapat mendukung dan menjadi pilihan bagi para pengguna.
“Prosesor AMD RyzenTM AI 300 series memiliki NPU hingga 50 TOPS yang mampu menjalankan generative AI Large language model, dan NPU block floating point pertama di dunia yang menggandakan performa aplikasi 16-bit tanpa mengorbankan akurasi,” paparnya.
Ia melanjutkan, prosesor Ryzen AI Max Series terbaru menawarkan daya dan performa yang luar biasa untuk para gamer, kreator, dan pengguna harian.
Dengan performa level workstation, prosesor Ryzen AI Max menawarkan hingga 16 core CPU Zen 5, hingga 40 core unit grafis AMD RDNA 3.5 yang memberikan performa setara dengan kartu grafis diskrit dan Neural Processing Unit (NPU) AMD XDNA 2 dengan kemampuan pemrosesan AI hingga 50 Tops – semuanya dalam form factor yang sangat portabel untuk mobilitas yang optimal.
“Dilengkapi memori terintegrasi hingga 128 GB dengan hingga 96 GB yang tersedia untuk grafis, sistem bertenaga Ryzen AI Max untuk multitasking yang lancar dan andal, dengan kemampuan untuk mendukung model AI yang sangat besar,” jelasnya.
AMD juga menghadirkan prosesor AMD Ryzen 9000HX Series dengan arsitektur Zen 5 dan teknologi 2nd-gen 3D V-Cache.
“Kombinasi keduanya memberikan performa kencang dalam perangkat laptop yang ringkas, portablel dan efisien,” pungkasnya. (nis/opi)
Editor : Nofilawati Anisa