Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Pupuk Organik Karya Pengusaha Gresik Mendunia, Pemerintah Timor Leste Ajak Kerja Sama Strategis

Hany Akasah • Kamis, 5 Februari 2026 | 11:29 WIB
PT Ajibakuh Anugerah (PT ABA) baru saja memenuhi undangan resmi Wakil Perdana Menteri Timor Leste, Mariano Assanami Sabino Lopez, di Dili.
PT Ajibakuh Anugerah (PT ABA) baru saja memenuhi undangan resmi Wakil Perdana Menteri Timor Leste, Mariano Assanami Sabino Lopez, di Dili.

RADAR SURABAYA BISNIS - Produk inovasi asal Kabupaten Gresik kembali mengguncang pasar internasional. Setelah sukses menembus Benua Eropa, Asia, hingga Australia, produsen pupuk organik PT Ajibakuh Anugerah (PT ABA) kini dilirik secara resmi oleh Pemerintah Timor Leste untuk menjadi motor penggerak revolusi pertanian organik di negara tersebut.

Langkah strategis ini ditandai dengan undangan istimewa dari Wakil Perdana Menteri Timor Leste, Mariano Assanami Sabino Lopez, kepada manajemen PT ABA di Istana Wakil PM, Rabu (4/2).

Pertemuan ini merupakan kunjungan balasan setelah sebelumnya delegasi Timor Leste sempat menyambangi Gresik untuk memantau langsung proses produksi pupuk berbasis limbah cocoa shell (kulit kakao).

Dalam diskusi hangat tersebut, Mariano Sabino Lopez menegaskan komitmen negaranya untuk mengalihkan seluruh sektor pertanian menjadi berbasis organik. Ia menilai produk dari Gresik yang berbahan baku arang sekam, kascing, dan limbah cokelat sangat relevan dengan kebutuhan tanah di Timor Leste.

“Kami mendukung penuh agar produk ini bisa digunakan di Timor Leste guna membangun perekonomian nasional yang berkelanjutan,” tegas Mariano.

Tak hanya sekadar transaksi ekspor-impor, Wakil PM Timor Leste bahkan menawarkan kerja sama yang lebih besar: pembangunan pabrik pupuk organik di Timor Leste. Rencana ini bertujuan untuk mengolah potensi sumber daya alam lokal dengan sentuhan teknologi dan keahlian yang dimiliki PT ABA.

CEO PT Ajibakuh Anugerah, Shubkhi Basyar, menyambut antusias peluang emas ini. Baginya, permintaan ini adalah pengakuan nyata terhadap kualitas produk ramah lingkungan asal Kota Pudak yang mampu bersaing secara kompetitif.

“Dalam waktu dekat, kami akan segera menindaklanjuti distribusi pupuk dari Gresik ke Timor Leste. Jika prospeknya berjalan lancar, dalam kurun waktu 2-3 tahun ke depan, kami akan melakukan feasibility study untuk pembangunan pabrik di sana,” terang Shubkhi.

Kerja sama lintas negara ini diharapkan menjadi titik awal penguatan ekonomi antara Indonesia dan Timor Leste, sekaligus membuktikan bahwa inovasi pengolahan limbah organik dari Gresik mampu memberikan solusi bagi kedaulatan pangan global. (han) 

Editor : Hany Akasah
#perdana menteri #pupuk organik #timor leste #surabaya #gresik