Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Perkuat Market sebagai Brand Fashion Luxury, Bonsoir Indonesia Hadirkan Toko Offline

Nofilawati Anisa • Rabu, 28 Januari 2026 | 07:01 WIB

 

MULTI BRAND: Toko offline Bonsoir Indonesia di kawasan Pakuwon Square Surabaya Barat menyediakan 100 lebih brand luxury fashion.
MULTI BRAND: Toko offline Bonsoir Indonesia di kawasan Pakuwon Square Surabaya Barat menyediakan 100 lebih brand luxury fashion.

RADAR SURABAYA BISNIS - Kondisi ekonomi yang masih struggle tak meyurutkan Bonsoir Indonesia untuk menginvestasikan dananya dengan membangun toko offline.

Perwakilan management Bonsoir Indonesia Devy Vicario Ong mengatakan, toko offline pertama yang berlokasi di Pakuwon Squrae Surabaya mempunyai psosisi penting.

Keberadaan toko offline akan memperkuat posisi brand Bonsoir Indonesia di industry branded luxury multi-brand store di Indonesia.

“Kami sudah hadir sejak tahun 2011 secara online melalui platform e-commerce, lalu sempat ada pergantian nama di 2022,” ungkap Devy Selasa (27/1/2026).

Devyi menjelaskan, pembukaan toko offline Bonsoir Indonesia untuk memberikan pengalaman berbelanja bagi para pecinta fashion luxury brands.

“Dengan ketersediaan produk yang siap dibeli tanpa sistem wating list, Bonsoir Indonesia menghadirkan pengalaman berlanja yang praktis dan efisien. Menjadikannya pilihan utama bagi pelanggan yang menginginkan luxury fashion dalam satu tempat,” urainya.

Devi menyebut toko offline pertamanya sengaja tak memilih pusat perbelanjaan sebagai lokasi karena alasan khusus.

Dengan memiliki toko sendiri maka ruang yang dipunyai lebih luas sehingga barang yang dipajang juga lebih banyak. Hal itu akan lebih memudahkan kastemer untuk mencari barang yang diinginkannya.

“Kalau masuk mal, ruangnya pasti terbatas. Display barang juga menjadi lebih sedikit,” ujarnya.

Toko offline pertama Bonsoir tersebut terdiri dari empat lantai. Masing-masing lantai mempunyai fungsinya sendiri.

Menyediakan beragam layanan, mulai consignment, pre-order Europe hingga US, dan pro-levod items, Bonsoir juga menerima penitipan barang untuk dijual kembali.

“Toko offline ini sebagai salah satu bentuk komitmen kami untuk berkembang dan menghadirkan pengalaman belanja fashion mewah yang lebih dekat, nyaman, dan terpercaya bagi pelanggan Indonesia,” urai Devy.

Bonsoir menghadirkan pilihan produk yang beragam dan dapat dinikmati oleh berbagai kalangan, mulai men, women, hingga kids.

Koleksi yang ditawarkan mencakup tas, sepatu, ready to wear hingga aksesoris dengan kurasi brand yang lengkap.

“Produk kami mulai luxury accessible brand seperti Longchamp, Coach, Kate Spade, hingga Tory Burch. Ada juga inclusive brand seperti Hermes, Chanel, Dior, dan Louis Vuitton. Toal ada 100 lebih brand,” urainya.

Devy menambahkan, selama ini penjualan secara online sekitar 3.000 pieces per bulan.

Dengan hadirnya toko offline diharapkan jumlah itu bertambah secara signifikan.

“Kami memilih Surabaya sebagai lokasi toko offline pertama karena market di sini sangat bagus. Kami mengkaver market di Indonesia Timur,” pungkasnya. (nis/opi)

 

Editor : Nofilawati Anisa
#multi brand #longchamp #louis vuitton #Bonsoir Indonesia #toko offline #chanel #pakuwon square #fashion luxury