RADAR SURABAYA BISNIS – Presiden RI Prabowo Subianto memperkokoh kerja sama perdagangan bilateral antara Indonesia dan Inggris melalui rangkaian misi diplomasi ekonomi di London.
Langkah ini diperkuat dengan sinergi antara Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia dengan British Chamber of Commerce (BritCham) untuk menarik investasi strategis ke tanah air.
Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, yang mendampingi Presiden dalam kunjungan tersebut, menyatakan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah konkret untuk menerjemahkan komitmen pemerintah menjadi peluang bisnis yang nyata.
Baca Juga: Bank Indonesia Pilih Pertahankan BI-Rate di Level 4,75 Persen, Ini Alasannya
Menurut Anindya, Kadin Indonesia berkomitmen untuk memaksimalkan kerja sama perdagangan melalui perluasan akses pasar, pengembangan industri, hingga transfer teknologi.
"Komitmen ini akan ditindaklanjuti secara konkret antara dunia usaha kedua negara yang dikawal oleh kami, Kadin Indonesia dan British Chamber of Commerce," ujar Anindya dalam keterangan resminya, Rabu (21/1/2026).
Sebelumnya, Presiden Prabowo telah melakukan pertemuan tingkat tinggi dengan Perdana Menteri Inggris Sir Keir Starmer dan Wakil Perdana Menteri David Lammy.
Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tajam hingga Rp 35.000 per Gram, Berikut Daftar Harga Terbaru
Pertemuan tersebut dilanjutkan dengan forum bisnis dan investasi di Lancaster House yang dihadiri oleh para pejabat serta pelaku usaha dari kedua negara.
Salah satu poin krusial dalam kunjungan ini adalah upaya Kadin Indonesia dalam menjajaki peluang investasi jangka panjang. Anindya mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan pertemuan strategis dengan sejumlah pengelola dana besar di Inggris.
"Kadin Indonesia bersama mitra di Inggris melakukan pertemuan dengan sejumlah pihak strategis, termasuk UK Pension Funds dan Investment Exchange, guna menjajaki peluang investasi jangka panjang," tambah Anindya.
Baca Juga: Pungutan Ekspor CPO Naik Jadi 12,5 Persen, Berlaku mulai Maret 2026
Sinergi antara sektor swasta (Kadin dan BritCham) dinilai menjadi kunci utama dalam mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional. Kerja sama ini diharapkan tidak hanya berhenti pada kesepakatan di atas kertas, tetapi memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
Implementasi dari kerja sama ekonomi RI-Inggris ini diproyeksikan dapat mendorong realisasi investasi strategis di berbagai sektor industri. Dengan adanya ekspansi bisnis maka lapangan kerja baru akan tercipta dan kesejahteraan masyarakat akan meningkat melalui pertumbuhan ekonomi yang stabil.
"Hadirnya Pak Presiden Prabowo menunjukkan komitmen Indonesia untuk memperkuat kerja sama ekonomi dan investasi strategis dengan Inggris. Komitmen yang sama juga ditunjukkan oleh pihak Inggris," pungkas Anindya.
Editor : Hany Akasah