Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Indonesia Ekspor 96 Ton Kopi ke Aljazair

Nofilawati Anisa • Minggu, 18 Januari 2026 | 11:06 WIB
ILUSTRASI: Seorang petani melakukan petik kopi di kebun yang mereka kelola.
ILUSTRASI: Seorang petani melakukan petik kopi di kebun yang mereka kelola.

RADAR SURABAYA BISNIS – Indonesia adalah salah satu produsen kopi terbesar di dunia.

Secara konsisten Indonesia berada di peringkat 4 dunia dalam produksi kopi.

Beberapa kopi terkenal asal Indonesia di antaranya adalah cita rasa dari berbagai daerah, seperti Aceh Gayo, Toraja, dan Kintamani.

Permintaan kopi dari pasar global pun terus meningkat.

Paling gres, Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono melepas ekspor kopi ke Aljazair oleh Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah (GLB) di Kampung Leuwinutug, Cisalak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Sabtu (17/1/2026).

Menkop melepas ekspor kopi Koperasi Gunung Luhur Berkah sebanyak lima kontainer dengan volume 96 ton.

"Terima kasih kepada semua yang sudah secara langsung maupun tidak langsung menjadikan Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah ini bisa menjadi eksportir dan naik kelas mendunia. Yang bangga bukan hanya Subang, tapi ini menjadi kebanggaan nasional," kata Ferry.

Ia menginstruksikan kepada Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) untuk mempercepat pencairan pinjaman modal kepada Koperasi Gunung Luhur Berkah dalam rangka memperluas kegiatan ekspor.

Menkop juga menekankan agar kegiatan koperasi ke depan dapat kembali ke sektor produksi, sektor distribusi, sektor industri, dan sektor perkreditan.

Menurut dia, kembalinya arah gerakan koperasi ke sektor-sektor tersebut tidak lain sebagai upaya meneruskan apa yang diamanatkan dalam Pasal 33 Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.

"Presiden Prabowo ingin supaya negara hadir lagi untuk mengatur, supaya sistem praktik arah perekonomian kita kembali ke konstitusi kita. Ini pesan yang ingin saya sampaikan sebagai bentuk penerjemahan," ungkapnya.

Ketua Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah, Miftahudin Shaf mengatakan, kegiatan koperasinya kini menjadi penggerak utama ekonomi Desa Cisalak, Kabupaten Subang.

Saat ini Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah memiliki anggota sebanyak 450 orang dengan lahan kelola seluas 1.589 hektare serta melibatkan 1.200 tenaga kerja.

Miftahudin mengatakan, Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah telah berhasil membukukan volume ekspor sebesar 964,2 ton ke enam negara dengan nilai transaksi mencapai lebih dari USD 4,6 juta atau sekitar Rp 77.657.200.000 dalam rentang 2024-2025. (uta/opi)

Editor : Nofilawati Anisa
#ferry juliantono #kopi #menteri koperasi #ekspor #subang #produsen kopi #aljazair