Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Zulhas Sebut Panen Raya Maju ke Februari, Ini Dampaknya ke Stok Beras Nasional

Nofilawati Anisa • Senin, 12 Januari 2026 | 14:41 WIB

 

PANEN: Sejumlah petani sibuk membersihkan padi hasil panen mereka.
PANEN: Sejumlah petani sibuk membersihkan padi hasil panen mereka.

RADAR SURABAYA BISNIS - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menyebut panen raya padi nasional diperkirakan berlangsung lebih awal, tepatnya mulai Februari.

Biasanya, panen raya berlangsung di Maret hingga April.

Proyeksi produksi pada panen raya nanti meningkat sekitar 5-10 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Ia mengatakan percepatan panen tersebut menjadi dasar bagi pemerintah untuk memperkuat kesiapan stok beras nasional guna menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di dalam negeri.

“Kalau dulu panen raya Maret, sekarang Februari sudah mulai, berlanjut Februari, Maret, April, dan produksinya diperkirakan lebih tinggi,” kata Zulhas usai rapat koordinasi terbatas bidang pangan di Jakarta, Senin (12/1/2026).

Seiring dengan proyeksi peningkatan produksi tersebut, pemerintah menyiapkan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sebesar 4 juta ton yang direncanakan dipertahankan secara berkelanjutan hingga 2029.

Ia menjelaskan peningkatan stok beras nasional tersebut memerlukan dukungan infrastruktur penyimpanan yang memadai, mengingat kapasitas gudang Bulog saat ini masih terbatas dibandingkan dengan kebutuhan penyerapan produksi dalam negeri.

Untuk itu, lanjut Zulhas, pemerintah berencana menambah sekitar 100 gudang Bulog baru guna menampung stok beras nasional, terutama menjelang dan selama periode panen raya.

"Kita sudah selesaikan substansi untuk Instruksi Presiden (Inpres), kita akan bangun seratus lagi, Bulog ditugaskan untuk bangun gudang untuk menampung," ungkap Zulhas.

Pembangunan gudang tersebut akan melibatkan dukungan TNI agar proses konstruksi dapat dilakukan lebih cepat dan selesai tepat waktu sesuai kebutuhan operasional.

Selain mengandalkan gudang Bulog, pemerintah juga mendorong pemanfaatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai bagian dari jaringan penyimpanan dan distribusi pangan di tingkat lokal.

Zulhas menambahkan, koperasi desa dan kelurahan tersebut diharapkan dapat berperan sebagai simpul distribusi, sekaligus mendukung penyerapan hasil panen petani di daerah.

“Gudang Bulog kita tambah, dan koperasi desa juga bisa dimanfaatkan sebagai bagian dari penyimpanan dan distribusi,” ujarnya. (ara/opi)

 

Editor : Nofilawati Anisa
#produksi #stok beras #maju #nasional #Menteri Koordinator Bidang Pangan #beras #panen raya #februari #Proyeksi #zulkifli hasan (zulhas) #gudang bulog