Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Harga Beras di Pasar Kompetititf, Rp 14.000 per Kg

Nofilawati Anisa • Minggu, 28 Desember 2025 | 00:46 WIB

 

HARGA STABIL: Bulog memastikan harga beras stabil hingga stok aman saat periode liburan Natal 2025 hingga Tahun Baru 2026 (Nataru).
HARGA STABIL: Bulog memastikan harga beras stabil hingga stok aman saat periode liburan Natal 2025 hingga Tahun Baru 2026 (Nataru).

RADAR SURABAYA BISNIS - Perum Bulog memastikan stabilitas harga pangan, khususnya komoditas beras, dengan tetap menjaganya di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) selama periode libur Natal 2025 dan menjelang Tahun Baru 2026 (Nataru).

Direktur Utama Perum Bulog Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani menjelaskan, berdasarkan pantauan lapangan di sejumlah titik strategis seperti Pasar Induk Beras Cipinang dan ritel modern, harga beras terpantau stabil dan bergerak di bawah HET yang ditetapkan.

“Pemantauan dan sidak ini kami lakukan untuk memastikan masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga yang wajar. Hasil pantauan menunjukkan, khususnya untuk komoditas beras, harga relatif stabil dan berada di bawah HET,” ujar Ahmad Rizal dalam keterangan resminya dikutip, Jumat (26/12/2025).

Dalam sidak tersebut, Bulog mencatatkan realisasi harga pasar yang cukup kompetitif dibandingkan regulasi yang berlaku.

Beras medium dengan HET Rp 13.500 per kilogram rata-rata dijual di bawah Rp 13.000 per kilogram, sementara beras premium yang dipatok HET Rp 14.900 per kilogram terpantau dibanderol di bawah Rp 14.000 per kilogram.

Dalam penjelasannya, efektivitas stabilitas harga ini juga didorong oleh intervensi melalui beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Komoditas subsidi tersebut konsisten dijual sesuai ketentuan Badan Pangan Nasional yakni sebesar Rp 12.500 per kilogram, yang berfungsi sebagai instrumen utama pengendali harga di tingkat pengecer.

Dari sisi suplai, Perum Bulog memberi konfirmasi bahwa posisi stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) berada pada level yang kuat.

Hingga pengujung tahun ini, stok CBP yang dikuasai Bulog mencapai 3,3 juta ton.

Jumlah tersebut diklaim lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan nasional hingga memasuki awal 2026.

Selain itu, program SPHP telah merealisasikan penyaluran sekitar 792.000 ton beras ke seluruh pelosok Tanah Air sepanjang 2025.

Langkah masif ini merupakan bagian dari strategi penguatan distribusi agar tidak terjadi kelangkaan pasokan di daerah-daerah yang memiliki ketergantungan tinggi terhadap pasokan pusat.

Meski secara umum kondisi harga terkendali, kegiatan pemantauan juga menemukan beberapa komoditas yang harganya sedikit melebihi HET, antara lain minyak goreng rakyat Minyakita serta telur ayam ras di beberapa titik pasar.

"Apabila ditemukan indikasi pelanggaran atau praktik permainan harga di tingkat pengecer, maka langkah penindakan akan dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," pungkas Rizal. (nis/opi)

 

Editor : Nofilawati Anisa
#nasional #perum bulog #beras #kebutuhan #Pasar Induk Beras Cipinang #beras premium #libur nataru #stok #het #beras medium