RADAR SURABAYA BISNIS - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah membayar subsidi dan pembayaran kompensasi kepada sejumlah BUMN, seperti PT Pertamina hingga PT Perusahaan Listrik Negara atau PLN senilai Rp 345,1 triliun sampai dengan 30 November 2025.
Realisasi pemberian subsidi dan kompensasi sampai dengan akhir November itu setara dengan 72,6 persen dari target APBN tahun ini.
Anggaran untuk subsidi dan kompensasi itu dibelanjakan untuk barang-barang bersubsidi, seperti BBM, LPG 3 kilogram (kg), listrik serta pupuk.
Berdasarkan pemaparan yang disampaikan Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara pada konferensi pers APBN KiTa edisi Desember 2025, Kamis (18/12), pertumbuhan penyaluran barang-barang bersubsidi selalu meningkat lebih tinggi dari kurun waktu 2023-2025.
Pertama, penyaluran subsidi BBM sudah mencapai 15,6 juta kiloliter atau 80,4 persen dari target Rp 19,4 juta kiloliter. Realisasinya pada 2024 tercatat sebesar 15,1 juta kiloliter.
"Dari tahun 2023, 2024, 2025 terjadi peningkatan dari volume barang bersubsidi BBM ini," terang Suahasil dikutip, Senin (22/12).
Kedua, penyaluran LPG 3 kilogram atau gas melon sudah mencapai 7,09 juta kilogram atau 86,8 persen dari target APBN yakni 8,17 juta kilogram.
Realisasinya pada 2024 lalu mencapai 6,8 juta kilogram.
Ketiga, listrik bersubsidi atau yang berkapasitas 450 VA sampai dengan 900 VA hingga akhir November ini sudah tersalurkan kepada 42,6 juta pelanggan.
Subsidi listrik menjadi satu-satunya yang sudah melampaui target APBN tahun ini yaitu 42,1 juta pelanggan atau 101,1 persen.
"Ini juga meningkat terus setiap tahun, 2023 tumbuh 2,5 persen, 2024 tumbuh 4,3 persen, dan di 2025 ini juga masih tumbuh lagi 2,6 persen," papar Suahasil.
Keempat, pupuk bersubsidi sudah disalurkan 7,5 juta ton sampai dengan akhir November atau 84,3 persen dari target APBN yaitu 8,9 juta ton.
Secara umum, APBN 2025 sampai dengan akhir November membukukan penyerapan anggaran sebesar Rp 2.911,8 triliun atau 82,5 persen dari outlook laporan semester I/2025 yakni Rp 3.527,5 triliun. (ara/opi)
Editor : Nofilawati Anisa