Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Suparma Lakukan Fogging di Warugunung Surabaya, Wujud Kepedulian Terhadap Lingkungan dan Cegah Penyebaran DBD

Moh. Afik • Jumat, 12 Desember 2025 | 05:02 WIB
BERBAGI: Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan lingkungan, PT Suparma Tbk kembali melakukan aksi sosial.
BERBAGI: Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan lingkungan, PT Suparma Tbk kembali melakukan aksi sosial.

RADAR SURABAYA BISNIS – Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan lingkungan, PT Suparma Tbk kembali melakukan aksi sosial.

Kali ini, salah satu Perusahaan kertas tisu terbesar di Surabaya ini mengadakan kegiatan fogging untuk mencegah penyebaran penyaki Demam Berdarah Dengue (DBD) di lingkungan sekitar perusahaan.

Program pengasapan yang merupakan bagian dari Corporate Social Responsibility (CSR) tersebut dilakukan pada awal Desember dan menyasar sejumlah area di Kelurahan Warugunung, Kecamatan Karangpilang, Surabaya.

General Manager PT Suparma Tbk, Wahyu Kristyawan, menjelaskan, kegiatan fogging merupakan agenda rutin perusahaan dan dilaksanakan dua kali setiap tahun, terutama saat musim pancaroba.

“Biasanya peningkatan populasi nyamuk pada musim pancaroba akan meningkat. Karena itu kegiatan fogging diperlukan sebagai Tindakan pencegahan penyebaran populasi nyamuk. Fogging ini kami lakukan secara berkala sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekitar,” ujarnya saat kegiatan fogging di Banana Park, Warugunung, Kamis (11/12).

Sebagai perusahaan yang mengusung visi “Indonesia's Sustainable Paper Company,” PT Suparma Tbk menargetkan pemberantasan nyamuk Aedes aegypti yang berpotensi menularkan DBD.

Adapun titik kegiatan pengasapan ini lebih banyak diarahkan ke saluran air, gorong-gorong, ruang terbuka, hingga fasilitas pendidikan yang berisiko menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.

Dalam kegiatan kali ini, pihaknya fokusk pada permukiman penduduk di RW 1, RW 2, dan RW 3 Kelurahan Warugunung, dengan total cakupan 17 RT.

Pada RW 1, pengasapan dilakukan di RT 2, RT 3, RT 6, dan RT 7 yang selama ini menjadi wilayah terdampak.

“Tujuan utama kami adalah memastikan lingkungan warga terbebas dari hama nyamuk sehingga aktivitas masyarakat tetap nyaman. Jika diperlukan, frekuensi fogging akan kami tingkatkan,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua RW 1 Warugunung, Rudianto, menyambut positif kegiatan fogging yang secara konsisten dilakukan PT Suparma Tbk.

Ia mengakui bahwa program yang berlangsung dua kali setahun ini membawa dampak nyata bagi kesehatan warga.

“Alhamdulillah, setelah dilakukan fogging, jumlah nyamuk di lingkungan kami sudah berkurang. Sebelumnya ada warga yang terkena DBD, sehingga kegiatan ini sangat membantu,” ujarnya.

Rudianto menambahkan bahwa kontribusi PT Suparma Tbk kepada masyarakat telah berlangsung selama puluhan tahun.

Selain program kesehatan, perusahaan yang memproduksi tisu merek See-U dan Plenty itu juga aktif mendukung berbagai kegiatan kemasyarakatan.

Ia menilai kerja sama antara pihak RW, perusahaan, dan puskesmas berjalan baik, termasuk dalam program penyuluhan kesehatan bagi sekitar 1.200 kepala keluarga di wilayahnya.

“Dengan adanya program fogging ini, warga berharap lingkungan tetap sehat dan aman dari ancaman DBD, sekaligus memperkuat hubungan positif antara perusahaan dan masyarakat sekitar,” tutup dia. (fix)

Editor : Nofilawati Anisa
#lingkungan #radar surabaya bisnis #demam berdarah #aksi sosial #surabaya #warugunung #PT Suparma Tbk #kesehatan #fogging