Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Over Stok, Bulog Sebut Indonesia Berpeluang Ekspor Beras

Nofilawati Anisa • Jumat, 21 November 2025 | 14:20 WIB

ILUSTRASI: Pekerja mengangkut stok beras di salah satu gudang yang dimiliki oleh BUMN pangan tersebut.
ILUSTRASI: Pekerja mengangkut stok beras di salah satu gudang yang dimiliki oleh BUMN pangan tersebut.
 

RADAR SURABAYA BISNIS - Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdani menyebut jika pihaknya berpeluang mengekspor beras untuk mengatasi masalah over stock di gudang.

Rizal mengatakan hingga 20 November 2025, pasokan beras di gudang Bulog mencapai 3,8 juta ton.

Pihaknya memprediksi hingga akhir tahun mendatang pasokan beras akan tersisa 3,2 juta ton.

"Sedangkan 3,2 juta ton ini kan perlu ada nanti penyerapan baru sekitar Februari hingga Mei puncak panen," kata Rizal dalam Konferensi Pers di Kantor Perum Bulog, Kamis (20/11).

Di sisi lain, Bulog memiliki keterbatasan gudang yang hanya mencapai 1.500 gudang di seluruh Indonesia.

Jumlah ini juga belum cukup untuk menampung jumlah panen yang ada, terlebih produksi beras tahun ini diprediksi naik 4,1 juta ton jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Rizal mengatakan pihaknya mulai membangun 100 gudang baru. Pada tahap awal pembangunan akan dilakukan sebanyak 50 gudang.

"Yang prioritas utama karena yang 50 gudang ini ada di lahan yang sudah existing punya milik bulog," ujar Rizal.

Selain membangun gudang baru, Bulog juga membuka opsi untuk melakukan ekspor beras untuk mengatasi kelebihan stok beras di gudang.

"Gimana supaya berputar beras itu, maka kita upayakan nanti kami cari-cari ruang dan sebagainya peluang-peluang tersebut.

Kalau memang bisa ada peluang ekspor, kita ekspor beras tersebut," ujar Rizal.

Rizal mengatakan tujuan ekspor salah satunya kepada negara-negara yang membutuhkan seperti Palestina untuk tujuan kemanusiaan.

"Kita mungkin bisa berbagi dengan negara-negara sahabat-sahabat kita yang sedang kesulitan dan yang seperti berada di Palestina," tutup Rizal. (ara/opi)

Editor : Nofilawati Anisa
#palestina #beras #radar surabaya bisnis #ekspor #stok #bulog