Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Produksi Migas Capai 1,03 Juta Barel Setara Minyak per Hari, Berikut Rinciannya

Nofilawati Anisa • Senin, 17 November 2025 | 23:20 WIB
ILUSTRASI: Fasilitas lepas pantai PT Pertamina Hulu Energi (PHE), selaku subholding upstream PT Pertamina (Persero).
ILUSTRASI: Fasilitas lepas pantai PT Pertamina Hulu Energi (PHE), selaku subholding upstream PT Pertamina (Persero).

RADAR SURABAYA BISNIS - PT Pertamina Hulu Energi (PHE) sebagai subholding upstream PT Pertamina (Persero), mencatat kinerja operasional yang solid hingga September atau triwulan III/2025.

Capaian positif ini tercermin dari angka produksi migas yang mencapai 1,03 juta barel setara minyak per hari (MMBOEPD).

Terdiri atas minyak 553 ribu barel per hari (MBOPD) dan gas 2,83 miliar standar kaki kubik per hari (BSCFD).

Corporate Secretary Subholding Upstream Pertamina Hermansyah Y Nasroen, mengatakan, selain menjaga stabilitas produksi, perusahaan juga menunjukkan kinerja unggul di kegiatan operasi lain seperti realisasi pemboran eksploitasi sebanyak 661 sumur, kegiatan workover 969 sumur, kegiatan well service 28.507 sumur, survei seismik 2D sepanjang 109 kilometer (km), survei seismik 3D seluas 652 kilometer persegi (km2), serta eksplorasi 15 sumur hingga akhir September 2025.

"Capaian ini menjadi bukti komitmen PHE dalam menjaga ketahanan energi nasional melalui peningkatan efisiensi dan kehandalan operasi di seluruh wilayah kerja, baik domestik maupun internasional," katanya, Senin (17/11).

Hermansyah menambahkan manajemen mengapresiasi seluruh pekerja yang telah berkontribusi dalam menjaga kinerja perusahaan serta dukungan dari para mitra kerja dan pemangku kepentingan.

"Capaian positif ini merupakan hasil kerja keras seluruh Perwira Subholding Upstream Pertamina yang terus berinovasi dan menjaga produktivitas operasi. Kami berkomitmen untuk memastikan keberlanjutan produksi migas nasional serta memberikan nilai tambah bagi Pertamina dan Indonesia," ujarnya.

Subholding Upstream Pertamina juga mencatat kinerja signifikan dalam penemuan sumber daya 2C yang mencapai 870 juta barel setara minyak (MMBOE).

Temuan besar di wilayah kerja Rokan, Riau, menjadi salah satu kontributor utama pertumbuhan sumber daya tersebut, termasuk dari potensi migas nonkonvensional (MNK) di area Aman Trough K7A dan K7B serta penambahan cadangan P1 sebesar 149 MMBOE.

"Keberhasilan penemuan sumber daya dan penambahan cadangan ini menunjukkan arah yang positif bagi keberlanjutan produksi migas Indonesia ke depan dalam mendukung tercapainya target ketahanan dan kemandirian energi nasional," tambah Hermansyah.

Ia melanjutkan, PHE akan terus berinvestasi dalam pengelolaan operasi dan bisnis hulu migas sesuai prinsip environmental, social, and governance (ESG).

PHE juga senantiasa berkomitmen zero tolerance on bribery dengan memastikan pencegahan atas fraud dan memastikan perusahaan bersih dari penyuapan.

“Salah satunya dengan implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) yang telah terstandardisasi ISO 37001:2016,” pungkas Hermansyah. (ara/opi)

 

Editor : Nofilawati Anisa
#produksi #phe #kinerja #radar surabaya bisnis #migas #pertamina #Triwulan III 2025