Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Kelolaan Emas BSI Tembus Rp 2,55 Triliun

Nofilawati Anisa • Jumat, 14 November 2025 | 04:33 WIB
MENARIK: Analis cermati peluang investasi emas usai The Fed pangkas suku bunga.
MENARIK: Analis cermati peluang investasi emas usai The Fed pangkas suku bunga.

RADAR SURABAYA BISNIS - PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) resmi memperoleh izin bulion jasa simpanan emas.

Dengan izin tersebut maka BSI kini memiliki tiga kegiatan usaha bulion yakni simpanan emas, perdagangan emas, dan penitipan emas.

Wakil Direktur Utama BSI Bob Tyasika Ananta mengucapkan terima kasih kepada Presiden serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang telah memberikan izin kepada BSI untuk menjalankan kegiatan usaha bulion.

BSI mencatat pertumbuhan bisnis emas yang signifikan didukung oleh peningkatan jumlah nasabah dan volume transaksi perdagangan emas.

“Aktivitas bulion ini membuat investasi emas menjadi lebih terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat,” kata Wakil Direktur Utama BSI Bob Tyasika Ananta, dikutip dari keterangan resminya, Kamis (13/11/2025).

Melalui aplikasi mobile Byond by BSI, nasabah dapat memiliki emas mulai dari Rp 50 ribu atau setara dengan 0,02 gram.

Selain nilai investasi yang sangat terjangkau, investasi emas dapat dilakukan 24 jam dan dapat dicetak dengan nilai yang relatif rendah.

“Jika memiliki emas dua gram, nasabah sudah dapat mencetak emasnya. Emas aman karena secara fisik emas disimpan di vault yang aman sehingga nasabah tidak perlu khawatir emasnya hilang. Nasabah juga dapat menjual emasnya kapan saja, dan dana hasil penjualan emas langsung masuk ke rekening nasabah secara real time,” jelasnya.

Sejak diluncurkan sampai dengan 30 September 2025, layanan bulion menarik minat nasabah cukup tinggi.

Hal ini dapat dilihat dari jumlah nasabah yang memiliki rekening emas telah menembus angka 200.238 nasabah, tumbuh 94,98 persen sepanjang tahun (year to date).

Selain itu, penjualan emas melalui aplikasi Byond by BSI mencapai 1,06 ton dan fee based income yang diperoleh sekitar Rp 70 miliar (YtD).

”Pertumbuhan saldo emas naik 159,78 persen (YTD), dengan total saldo kelolaan emas sebesar 1,15 ton atau setara Rp 2,55 triliun,” pungkasnya. (nis/opi)

Editor : Nofilawati Anisa
#bank syariah indonesia #radar surabaya bisnis #BYOND by BSI #bulion #nasabah #emas