Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Kopi Jawa Timur Mampu Bersaing di Pasar Global, Ini Buktinya

Mus Purmadani • Senin, 3 November 2025 | 03:34 WIB
PANEN: Jawa Timur masuk empat besar produsen kopi nasional dengan luas areal 122.623 hektare dan produksi mencapai 78.688 ton dan berkontribusi pada ekspor kopi se-Jawa.
PANEN: Jawa Timur masuk empat besar produsen kopi nasional dengan luas areal 122.623 hektare dan produksi mencapai 78.688 ton dan berkontribusi pada ekspor kopi se-Jawa.

RADAR SURABAYA BISNIS – Jawa Timur adalah salah satu produsen kopi terbesar di Indonesia.

Kopi produksi Jawa Timur dikenal berkualitas tinggi seperti Kopi Robusta Jember yang dikenal dengan rasa pahit dan asamnya.

Juga ada Kopi Arabika Ijen dari perbatasan Banyuwangi dan Bondowoso yang memiliki rasa asam dan manis dengan aroma buah.

Daerah lain seperti Bondowoso, Malang, Pasuruan, dan Jember juga merupakan sentra penghasil kopi yang signifikan di Jawa Timur.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melepas ekspor 10 ton kopi Arabika Spesialti Java Ijen Raung ke Taiwan.

Pelepasan ekspor tersebut berlangsung di Desa Rejoagung, Kecamatan Sumberwringin, Kabupaten Bondowoso, Sabtu (1/11/2025).

Hal ini menjadi bukti bahwa kopi Jawa Timur mampu bersaing di pasar global.

Kopi yang dikirim menggunakan satu kontainer tersebut terdiri dari dua jenis utama, yakni Arabica Specialty dan Fine Robusta, yang menjadi favorit konsumen di Taiwan dan sejumlah negara Asia lainnya.

Turut mendampingi Gubernur Khofifah dalam pelepasan ekspor ini, Direktur Wijaya Coffee Gianto Wijaya Oe dan Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Khofifah menegaskan pentingnya diversifikasi pasar ekspor serta penguatan kualitas produk lokal agar kopi Jawa Timur semakin kompetitif di kancah global.

"Diversifikasi pasar itu penting. Ini menunjukkan bahwa kualitas kopi dari Indonesia, terutama Jawa Timur dan Bondowoso, itu luar biasa. Ini juga penting untuk menyampaikan ke publik bahwa spesifikasi specialty ini nggak sembarangan, karena harusnya ini benar-benar high quality. Dan itu ternyata bisa dihasilkan oleh para pekebun di Bondowoso," ujar Gubernur Khofifah.

Khofifah menjelaskan bahwa Bondowoso telah lama mengekspor berbagai varian.

Meski begitu, ekspor kali ini menunjukkan adanya perkembangan yang dilakukan oleh para pelaku kopi di kota yang dijuluki Republik Kopi tersebut.

"Adanya Arabica Specialty ini menurut saya menunjukkan ada improvement, ada ikhtiar untuk terus meningkatkan quality. Tapi di saat yang sama, kita juga masih harus mendorong peningkatan produktivitas,” tegasnya.

“Kalau sudah antara kualitas dan produktivitas bisa berseiring, kita akan melihat tingkat kesejahteraan masyarakat terutama petani kopi akan luar biasa," sambungnya.

Lebih lanjut, Gubernur Khofifah juga mendorong adanya transformasi teknologi.

Terlebih dengan ekspor ke Taiwan yang dikenal memiliki kualitas hidup sangat tinggi.

"Saya pernah ke Taiwan, ke tempat di mana sebetulnya sangat terbatas orang asing diperkenankan masuk. Saya ingin sekali kita memiliki pasar induk sayur dan buah seperti standart yang dimiliki mereka. Di mana jika ada sedikit saja kandungan seperti mercure atau zat yang membahayakan tubuh langsung dikembalikan karena pasar tersebut dilengkapi laboratorium yang lengkap dan besar. Selain itu di pasar induk tersebut dibuja bank pemerintah mulai buka jam 10 malam sampai jam 8 pagi," jelasnya.

"Maka memang semua produk-produk, buah, dan sayur yang dijual di situ memang dipastikan dalam kualitas yang baik dan sehat, karena lab-nya besar sekali dan apa yang masuk langsung termonitor. Saya rasa, quality of life ini menjadi bagian yang ke depan kita harus mengarah ke sana," lanjut Gubernur Khofifah.

Ia meyakini, dengan teknologi yang maju dan kualitas yang baik, pasar Jawa Timur akan semakin luas. Sehingga, masa depan produksi kopi dapat lebih baik.

"Saya ingin sampaikan, kalau kopi ini nanti setelah diproses, diolah dengan rempah-rempah, maka market-nya gede sekali. Apalagi kalau kita bisa ke Melbourne. Karena kalau Bondowoso ini Republik Kopi, di sana adalah Kota Kopi," katanya. (mus/opi)

Editor : Nofilawati Anisa
#jawa timur #kopi robusta #pasuruan #kopi #bondowoso #ekspor #pasar global #taiwan #Republik Kopi #malang #kopi arabika #banyuwangi