Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Danantara Kelola Tujuh Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

Nofilawati Anisa • Minggu, 26 Oktober 2025 | 11:36 WIB
PROYEK: Pemilahan sampah di PLTSa Benowo Surabaya.
PROYEK: Pemilahan sampah di PLTSa Benowo Surabaya.

RADAR SURABAYA BISNIS - Pemerintah akan memulai pembangunan pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) di tujuh wilayah mulai Maret 2026.

CEO Danantara Rosan Roeslani menyebutkan sebanyak 204 perusahaan ataupun investor telah mendaftar untuk berpartisipasi dalam proyek ini, termasuk 66 perusahaan asing.

Proyek ini menjadi bagian dari agenda energi hijau Presiden Prabowo Subianto untuk mengubah sampah perkotaan menjadi sumber listrik terbarukan.

Tujuh wilayah percontohan tersebut meliputi Bali, Yogyakarta, Semarang (Jawa Tengah), Medan (Sumatra Utara), serta Bogor, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

Pendanaan dan pengelolaan proyek ini akan dilakukan oleh lembaga pengelola dana investasi nasional (sovereign wealth fund) Danantara, yang saat ini telah membuka tender bagi para pengembang.

Setiap fasilitas PLTSa yang mampu mengolah 1.000 ton sampah per hari diperkirakan dapat menghasilkan antara 15-25 megawatt (MW) listrik, tergantung pada komposisi sampah.

“Kami memperkirakan masa konstruksi akan memakan waktu dua tahun, dengan asumsi seluruh lahan dan perizinan sudah siap. Proyek ini tidak hanya mendukung diversifikasi energi, tetapi juga memodernisasi sistem pengelolaan sampah di kota-kota besar,” beber Rosan, Minggu (26/10/2025).

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menambahkan, pemerintah memprioritaskan daerah yang memiliki ketersediaan lahan dan infrastruktur memadai.

Sementara itu, rencana pembangunan di Jakarta dan Bandung masih ditunda karena keterbatasan lahan dan pasokan air, namun tetap menjadi target jangka panjang.

Peletakan batu pertama dijadwalkan paling lambat Januari 2026, sesuai instruksi Presiden Prabowo untuk mempercepat pelaksanaan proyek.

Hanif menegaskan klaster Tangerang, yang mencakup TPA Jatiwaringin di Banten, akan menjadi model pengelolaan sampah berkelanjutan bagi wilayah perkotaan lain di Indonesia. (tor/opi)

Editor : Nofilawati Anisa
#Pendanaan #rosan roeslani #asing #energi hijau #Danantara #investasi #investor #pltsa