RADAR SURABAYA BISNIS – Dapat menunaikan ibadah umrah adalah impian bagi setiap umat muslim.
Namun, dengan biaya umrah yang cukup tinggi saat ini, kesempatan itu kerap terasa jauh dari jangkauan bagi para pekerja harian seperti tukang bangunan atau kontraktor kecil.
Perusahaan penyedia bahan kimia konstruksi dan industri, Sika Indonesia mewujudkan impian tersebut melalui program Sika Bagi Rezeki.
Program ini memberikan hadiah utama berupa paket umrah gratis bagi lima konsumen setia yang berhasil terpilih.
Channel Distribution Manager Sika Indonesia, Basuki Setiawan mengatakan, pada tahun 2024, melalui program Sika Bagi Rezeki, Sika Indonesia telah memberangkatkan umrah lima pemenang dari berbagai daerah, yaitu Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, dan Jabodetabek.
Mereka yang diberangkatkan dengan latar belakang beragam, seperti tukang bangunan di proyek perumahan, kontraktor kecil di daerah yang rutin menggunakan produk Sika untuk renovasi.
“Bagi Sika, program ini bukan sekadar promosi, melainkan wujud apresiasi nyata,” kata Basuki.
Ia menjelaskan, konsumen adalah mitra penting dalam setiap langkah perusahaan.
Profesi tukang dan kontraktor kecil berperan penting dalam pembangunan, namun apresiasi terhadap mereka sering kali minim.
Karena itu, hadiah yang diberikan sengaja dirancang bukan hanya untuk memberikan manfaat praktis, tetapi juga nilai emosional dan spiritual.
“Kami ingin menghadirkan pengalaman berbeda bagi para konsumen setia. Umrah menjadi simbol perjalanan spiritual yang penuh makna,” ujarnya.
Melalui program Sika Bagi Rezeki, Sika Indonesia memberikan penghargaan yang jarang diberikan oleh industri material bangunan.
Hadiah berupa perjalanan umrah menjadi simbol apresiasi yang tidak hanya bernilai materi, tetapi juga menyentuh aspek spiritual.
Pada Sika Bagi Rezeki 2024, ribuan konsumen dari berbagai daerah di Indonesia ikut serta dan terpilih lima pemenang yang masing-masing berasal dari latar belakang berbeda.
Basuki menjelaskan, tahun ini Sika kembali menyelenggarakan Sika Bagi Rezeki 2025 dengan mekanisme baru yang lebih modern yaitu berupa point rewards.
“Sistem ini dirancang agar setiap konsumen merasa dihargai sejak awal. Mulai dari tukang bangunan yang membeli material dalam jumlah terbatas hingga kontraktor besar yang menggunakan produk dalam skala proyek, semua memiliki kesempatan yang sama untuk mengumpulkan poin,” tambah Basuki.
Ditambahkannya, sistem point rewards memungkinkan lebih banyak hadiah bisa diraih, seperti voucher belanja dan e-wallet yang bermanfaat untuk kebutuhan sehari-hari.
“Namun, program ini lebih dari sekadar nominal hadiah, yang ingin kami bangun adalah rasa kebersamaan. Setiap konsumen diharapkan merasa bahwa mereka tidak sekadar membeli produk, tetapi juga ikut dalam sebuah perjalanan yang lebih besar,” pungkasnya. (jpc/opi)
Editor : Nofilawati Anisa