Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Produksi Beras hingga Oktober 2025 Bisa Tembus 31,04 Juta Ton 

Nofilawati Anisa • Selasa, 2 September 2025 | 13:42 WIB
PANEN: BPS memprediksi produksi beras sepanjang Januari hingga Oktober mencapai 31,04 juta ton atau mengalami peningkatan sebesar 3,37 juta ton atau 12,16 persen dibandingkan dengan periode yang sama
PANEN: BPS memprediksi produksi beras sepanjang Januari hingga Oktober mencapai 31,04 juta ton atau mengalami peningkatan sebesar 3,37 juta ton atau 12,16 persen dibandingkan dengan periode yang sama

RADAR SURABAYA BISNIS – Pemerintah terus berupaya mewujudkan Program Swasembada Pangan melalui berbagai upaya.

Di antaranya perluasan lahan tanam, perbaikan irigasi, penambahan alat hingga pemilihan bibit yang lebih unggul.

Upaya-upaya pemerintah itu pun mulai menunjukkan hasil.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat produksi beras pada Juli tahun ini mencapai sebesar 2,77 juta ton.

"Produksi beras untuk konsumsi pangan masyarakat pada Juli 2025 sebesar 2,77 juta ton atau mengalami peningkatan sebesar 35,01 persen dibandingkan dengan Juli 2024 yang sebesar 2,05 juta ton," ujar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Pudji Ismartini dalam konferensi pers daring di Jakarta, Senin (1/9/2025).

Dengan demikian, angka sementara produksi beras Januari-Juli tahun ini mencapai 21,93 juta ton atau meningkat sebesar 15,86 persen dibandingkan Januari-Juli 2024.

Sementara itu, potensi produksi beras sepanjang Agustus hingga Oktober 2025 diperkirakan sebesar 9,11 juta ton atau mengalami peningkatan sebesar 0,36 juta ton atau 4,17 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu.

Dengan demikian, produksi beras sepanjang Januari hingga Oktober tahun 2025 diperkirakan akan mencapai 31,04 juta ton atau mengalami peningkatan sebesar 3,37 juta ton atau 12,16 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2024.

Sebagai informasi, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan produksi pangan nasional meningkat meski Indonesia menghadapi musim kering berkepanjangan dan dampak perubahan iklim.

“Di saat musim kering berkepanjangan, di saat perubahan iklim, di saat El Nino dilanjutkan La Nina, kita bisa produksi meningkat secara luar biasa,” kata Presiden Prabowo.

Presiden mengatakan capaian tersebut tidak lepas dari kerja keras jajaran kementerian bersama pemerintah daerah, TNI dan Polri.

Prabowo juga menyoroti laporan salah satu bupati yang berhasil mengalihkan ratusan miliar rupiah anggaran untuk pembangunan irigasi baru.

Menurutnya, langkah tersebut akan mengairi puluhan ribu hektare lahan pertanian dalam lima tahun. (ara/opi)

Editor : Nofilawati Anisa
#produksi #padi #oktober #bps #beras #radar surabaya bisnis #bibit #swasembada pangan #lahan #Juli #panen