Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Seruan Ketua DPRD Kota Surabaya Pasca Gedung DPRD di Sejumlah Daerah Dibakar

Dimas Mahendra • Senin, 1 September 2025 | 03:46 WIB

 

KOMPAK: Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono (dua dari kiri) mengimbau masyarakat Surabaya tetap tenang, menjaga kondusivitas, dan tidak ikut-ikutan pada ajakan yang bisa memecah keamanan kota.
KOMPAK: Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono (dua dari kiri) mengimbau masyarakat Surabaya tetap tenang, menjaga kondusivitas, dan tidak ikut-ikutan pada ajakan yang bisa memecah keamanan kota.

RADAR SURABAYA BISNIS – Demo berlangsung anarkis di Surabaya selama dua hari, Jumat dan Sabtu (29-30 Agustus 2025).

Sejumlah bangunan dan pos polisi rusak. Begitupun kendaraan bermotor, juga menjadi sasaran kemarahan pendemo.

Pasca terjadinya penjarahan dan pembakaran gedung DPRD serta kantor pemerintahan di sejumlah daerah, kini Kota Surabaya meningkatkan kewaspadaan penuh.

DPRD Surabaya bersama TNI-Polri menyiapkan pengamanan berlapis di Gedung DPRD Jalan Yos Sudarso, Minggu (31/8/2025).

Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono menegaskan, insiden yang melanda Gedung DPRD Kediri, Gedung Pemkab, hingga Gedung Grahadi di Surabaya pada malam sebelumnya menjadi alarm serius. Surabaya, kata dia, tidak boleh kecolongan.

“Pengamanan kita perkuat bersama TNI dan Polri agar Gedung DPRD Surabaya tetap aman. Gedung ini rumah aspirasi masyarakat, tempat keluhan dan masukan disampaikan. Maka harus kita jaga bersama,” tegas Adi.

Ia juga mengingatkan, rangkaian aksi massa di berbagai kota berpotensi memicu provokasi.

Karena itu, masyarakat Surabaya diimbau tetap tenang, menjaga kondusivitas, dan tidak ikut-ikutan pada ajakan yang bisa memecah keamanan kota.

“Kota Surabaya sedang membangun. Apa yang sudah dicapai harus terus dilanjutkan agar bisa diwariskan dengan baik kepada generasi berikutnya,” tambahnya.

Adi juga membuka ruang agar masyarakat menyampaikan kritik melalui jalur resmi DPRD maupun Pemerintah Kota Surabaya.

Dengan begitu, aspirasi tetap tersalurkan tanpa menimbulkan kerusuhan.

“Kalau ada hal-hal yang perlu dikoreksi, silakan disampaikan ke DPRD atau Pemkot. Semua kritik akan kami tampung, tapi tetap dengan cara yang tertib dan aman,” pungkasnya. (dim/opi)

Editor : Nofilawati Anisa
#radar surabaya bisnis #demo anarkis #pengrusakan #kecolongan #Adi Sutarwijono #Ketua DPRD Kota Surabaya #seruan #Kewaspadaan