Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Ekspor Mi Instan Indonesia ke Kanada Melonjak hingga 75 Persen

Nofilawati Anisa • Jumat, 15 Agustus 2025 | 15:09 WIB
ILUSTRASI: Mi instan ternyata tak hanya disukai oleh orang Indonesia, tapi juga menjadi santapan yang disukai konsumen Kanada
ILUSTRASI: Mi instan ternyata tak hanya disukai oleh orang Indonesia, tapi juga menjadi santapan yang disukai konsumen Kanada

RADAR SURABAYA BISNIS - Mi instan Indonesia makin digemari di pasar internasional, salah satunya Kanada.

Kedutaan Besar RI (KBRI) Ottawa mengungkapkan data terbaru ekspor mi instan Indonesia ke Kanada melonjak 75 persen.

Angka ekspor mi instan Indonesia ke Kanada mencapai USD 4,94 juta atau sekitar Rp 79,6 miliar (kurs Rp 16.113 per USD) pada 2024.

Angka itu atau melonjak 75,12 persen dibandingkan 2023 yang sebesar USD 2,82 juta (sekitar Rp 45,5 miliar).

“Lonjakan ekspor mi instan Indonesia yang mencapai lebih dari 75 persen pada 2024, menunjukkan daya saing tinggi produk ini di pasar Kanada. KBRI akan terus memanfaatkan momentum ini melalui program perluasan akses pasar dan dukungan terhadap kegiatan promosi langsung seperti Pop Up Store Nai Nai Noodle,” ujar Atase Perdagangan KBRI Ottawa Mahdewi Silky dikutip dari siaran pers KBRI, Kamis (14/8/2025).

Angka tersebut disampaikan Silky usai mendampingi Duta Besar (Dubes) Mushin Syihab mengunjungi Pop Up Store Nai Nai Noodle - Indonesian Food di Toronto Market Week 2025 di Square One Shopping Center, Mississauga, Ontario, Kanada, Minggu (10/8/2025).

Di gerai sementara ini, Nai-Nai Noodle menjual berbagai produk popular di tanah air, terutama mi instan dan keripik yang semakin mendekatkan kuliner Indonesia dengan masyarakat Kanada.

Dubes Muhsin mengapresiasi kreativitas ini.

“Inisiatif seperti ini tidak hanya memperkenalkan cita rasa Indonesia kepada masyarakat Kanada, tetapi juga memperkuat citra positif Indonesia sebagai negara yang kaya tradisi kuliner. Kehadiran Nai Nai Noodle di pusat belanja besar menunjukkan bahwa kuliner kita mampu bersaing di pasar internasional,” tukasnya.

Fenomena ini sejalan dengan tren meningkatnya minat konsumen Kanada terhadap makanan etnik dan makanan siap-saji.

Selain itu, lokasi strategis di pusat perbelanjaan terbesar Ontario dalam penyelenggaraan Toronto Market Week 2025 menjadi ajang efektif bagi kuliner Indonesia untuk dikenal, dicicipi, dan diapresiasi langsung oleh pasar internasional.

Berdasarkan data situs www.gastrodiplomasi.kemlu.go.id, terdapat belasan restoran Indonesia yang tersebar di sejumlah kota, seperti Calgary, Edmonton, dan Vancouver, serta Waterloo.

Hal ini menunjukkan kuliner Indonesia semakin mendapat tempat di hati masyarakat Kanada.

Sementara itu, produk kemasan seperti mi instan, bumbu siap saji, dan camilan khas juga kian mudah ditemukan di toko Asia dan ritel besar.

KBRI Ottawa menyatakan akan menggandeng kementerian dan lembaga terkait di Indonesia untuk memperluas kolaborasi antara pelaku usaha Indonesia dan mitra Kanada.

Fokusnya tidak hanya pada barang, tetapi juga jasa dan unsur budaya untuk membawa Indonesia tampil lebih kuat dan berwarna di panggung internasional. (ara/opi)

 

Editor : Nofilawati Anisa
#internasional #kbri #kanada #ekspor #Ottawa #pasar kepahiang #mi instan #Permintaan 213 Instansi