Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Luas Baku Sawah (LBS) Jawa Timur Mencapai 1.207.997 Hektare, Berikut Rinciannya

Nofilawati Anisa • Rabu, 6 Agustus 2025 | 19:13 WIB
CETAK SAWAH: Pemerintah mengalokasikan Rp 15 triliun di tahun 2025 untuk cetak sawah dalam program swasembada pangan.
CETAK SAWAH: Pemerintah mengalokasikan Rp 15 triliun di tahun 2025 untuk cetak sawah dalam program swasembada pangan.

RADAR SURABAYA BISNIS - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menjelaskan ketahanan pangan Jawa Timur sudah sangat stabil.

Pasalnya, luas baku sawah (LBS) Jawa Timur telah mencapai 1.207.997 hektare dan telah menyumbang 17,48 persen terhadap produksi beras nasional.

"Maka, sebenarnya ketahanan pangan Alhamdulillah sudah bisa kita lihat di Jawa Timur. Tapi sebagai lumbung pangan nasional, ini adalah penguatan kita dan kontribusi agar kedaulatan pangan merata di seluruh penjuru," terang Khofifah saat menyerahkan alsintan kepada perwakilan gapoktan Desa Sukokerto, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, Senin (4/8/2025).

LBS di Jawa Timur seluas 1.207.997 hektare, terdiri dari lahan irigasi teknis seluas 719.598 hektare (59,57 persen) serta lahan irigasi non teknis/tadah hujan seluas 488.379 hektare (40,43 persen), dengan luas panen yang dihasilkan mencapai 1.616.985 hektare (angka tetap BPS 2024).

Sementara, untuk tanaman jagung Jawa Timur, luas panen mencapai 739.157 hektare menurut angka tetap BPS 2024. Produksi Jagung Pipilan Kering (JPK) pada kadar air 28 persen mencapai 6.216.814 Ton, dan produksi Jagung Pipilan Kering (JPK) pada kadar air 14 persen mencapai 4.595.752.

Sejumlah alsintan yang diserahkan yaitu satu unit Corn Sheller Mobile untuk Kelompok Tani Sido Tentrem Desa Sidomulyo, satu unit Handtraktor Rotary untuk Kelompok Tani Sumber Rejeki Desa Rondokuning, serta lima unit Handsprayer Electric untuk Poktan Mahajaya Tani Liprak Wetan, Desa Liprak Wetan.

Tak hanya itu, Gubernur Khofifah juga memberikan satu unit handtraktor Rotari kepada Poktan Mahajaya Tani Liprak Wetan Desa Liprak Wetan, dan satu unit Corn Sheller Mobile untuk Kelompok Tani Tunas Harapan, Desa Karanganyar.

Bantuan tersebut turut diserahkan oleh Panglima Komando Armada II Laksda TNI I Gung Putu Alit Jaya, Bupati Probolinggo Muhammad Haris Damanhuri Romly, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jatim Heru Suseno, serta Anggota DPRD Kabupaten Probolinggo Wahid Nurrachman dan Intan Cahya Kurnia Sari.

Menurut Gubernur Khofifah, penyerahan bantuan alsintan ini adalah wujud upaya peningkatan produktivitas pertanian guna mewujudkan ketahanan pangan nasional.

"Alsintan yang kita serahkan hari ini adalah pengadaan khusus dari APBD Jatim untuk petani Probolinggo. Ini adalah upaya kita untuk mempercepat ketahanan pangan di Indonesia. Sehingga kesejahteraan dan keadilan sosial untuk semua masyarakat bisa segera terwujud," katanya.(mus/opi)

 

 

Editor : Nofilawati Anisa
#khofifah indar parawansa #ketahanan pangan #luas baku sawah #sawah #gubernur jawa timur #stabil