Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Lahan Tebu Rakyat seluas 69.769 Hektare di Jawa Timur Segera Diremajakan

Mus Purmadani • Jumat, 25 Juli 2025 | 01:15 WIB

 

PANEN: Secara nasional, tahun ini pemerintah akan melakukan peremajaan terhadap 100.000 hektare lahan tebu, 70 persennya ada di jawa Timur.
PANEN: Secara nasional, tahun ini pemerintah akan melakukan peremajaan terhadap 100.000 hektare lahan tebu, 70 persennya ada di jawa Timur.

RADAR SURABAYA BISNIS - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatakan kesiapan menyukseskan program bongkar ratoon atau peremajaan tebu rakyat seluas 69.769 hektare dari target nasional 100.000 hektare pada 2025.

"Pada dasarnya Jawa Timur siap untuk menyukseskan dan melaksanakan detail plan yang telah ada. Kami akan teruskan lewat forum bersama Bupati/Wali Kota se-Jatim guna percepatan," ujar Khofifah, Kamis (24/7/2025).

Berdasarkan data PT. Sinergi Gula Nusantara (SGN), target Program Bongkar Ratoon dan ekstensifikasi nasional 2025 seluas 100.000 hektare dengan target Provinsi Jawa Timur sebesar 70 persen luasan atau 69.769 hektare.

Sementara untuk produksi gula Jatim saat ini mencapai 51,87 persen. Dengan luasan lahan tebu sekitar 238.135,6 hektare lahan tebu.

Khofifah menegaskan, pentingnya kepastian hukum dari Kementerian Pertanian terhadap jaminan pembelian hasil panen petani tebu dengan harga komersial.

Hal itu, menurutnya, akan menjadi penyemangat dan jaminan kelangsungan usaha bagi para petani.

"Petani tebu memerlukan continuity dan guaranty dari pemerintah bahwa tebunya sudah pasti dibeli dengan harga komersial," katanya.

Khofifah juga mengingatkan pentingnya pemerataan manfaat program peremajaan tebu secara adil serta mempertimbangkan proporsi luas lahan tiap kabupaten/kota sesuai kedekatan dengan pabrik gula setempat.

"Pemerataan dan keadilan dari fasilitas ini juga sangat penting harapannya agar bisa dirasakan lebih banyak petani," jelasnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT SGN Mahmudi menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari Pemprov Jatim dalam menyukseskan program tersebut yang ditarget rampung dalam waktu lima bulan.

"Ekosistem yang luar biasa dari Ibu Gubernur, semoga nanti akan mendorong percepatan dalam waktu yang sangat singkat yaitu lima bulan untuk 100.000 hektare," ungkapnya. (ara/mus/opi)

 

Editor : Nofilawati Anisa
#jawa timur #gubernur #khofifah indar parawansa #bongkar #ratoon #Tebu Rakyat #lahan #kepastian hukum #kementerian pertanian